BPost Edisi Cetak

Padu Padan Motif Lama

PEMILIK Zahra Sasirangan, Syaifullah, terus berusaha memadupadankan motif lama kain Sasirangan untuk mendapatkan motif yang lebih modern dan segar.

Padu Padan Motif Lama
metro banjar

BANJARMASINPOST.CO.ID - PEMILIK Zahra Sasirangan, Syaifullah, terus berusaha memadupadankan motif lama kain Sasirangan untuk mendapatkan motif yang lebih modern dan segar. Seperti yang dilakukan dua bulan belakangan ini, dia mengutak-atik motif lama menjadi motif yang mirip seperti batik.

Motif kain Sasirangan yang terlihat seperti motif batik ini sebenarnya adalah motif klasik Naga Balimbur, namun Syaifullah memperkecil ukuran motif dan merapatkannya satu sama lain.

Syaifullah juga mencoba mengkreasikan berbagai warna untuk motif ini, seperti oranye, merah dan hitam pada kain dasar putih, serta biru dan oranye pada dasar kain hijau. Hasilnya didapatkan motif seperti batik yang terlihat simpel namun tetap elegan. Motif ini mendapat sambutan yang baik dari konsumen.

Syaifullah mengatakan, desain kain Sasirangan terus membutuhkan inovasi, baik dari segi motif maupun warna. Ini untuk tetap disukai pasar.

“Motif Sasiragan biasanya bertahan tiga hingga empat bulan, sebelum digantikan dengan tren motif atau warna terbaru. Makanya kami terus mencari paduan motif agar tetap fresh. Walaupun dasarnya dari motif lama, tapi bisa diutak-atik dan dikreasikan sendiri,” ujarnya, Kamis (20/7).

 Selengkapnya baca metro banjar edisi cetak Jumat (21/7/2017) atau klik http://banjarmasinpost.co.id

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help