Ayam Geprek Kian Nikmat Bertabur Keju Golden Coffee Shop, Hotel Roditha, Banjarmasin.

Ketiga menu adalah Ayam Geprek Mozzarella, Singkong Keju Mozzarella, dan Sukun Mozzarella. Semuanya berbahan keju mozzarella yaitu keju khas Italia.

Ayam Geprek Kian Nikmat Bertabur Keju  Golden Coffee Shop, Hotel Roditha, Banjarmasin.
banjarmasin post group
Menu istimewa terkini di Golden Coffee Shop, Hotel Roditha, Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Makanan Nusantara berpadu cita rasa Eropa adalah sebuah kreasi baru di Golden Coffee Shop, Hotel Roditha, Banjarmasin. Ada tiga menu baru di restorannya ini yang semuanya dijamin bisa mengundang selera makan.

Ketiga menu itu adalah Ayam Geprek Mozzarella, Singkong Keju Mozzarella, dan Sukun Mozzarella. Semuanya berbahan keju mozzarella yaitu keju khas Italia yang sangat terkenal akan kelembutan dan kelezatannya.

Penambahan keju tersebut, menurut Chef Hotel Roditha Banjarmasin Donsy Singan, untuk menambah cita rasa gurih. “Itu adalah bagian dari ide kreasi kami,” tuturnya, Sabtu (22/07/2017).

Ayam Geprek Mozzarella dijual seharga Rp 25 ribu seporsi. Di kuliner ini, Anda bisa menemukan sensasi gurih khas keju mozzarella, tempe, dan tahu goreng khas Indonesia serta daging dada ayam yang dipencet atau digeprek plus rasa pedas dari dua jenis sambal. Sambalnya adalah sambal korek dan sambal bajak.

Tampilannya menarik dan penuh warna, dari kuning, hijau, putih hingga merah cabai. Rasanya? Tentu saja ini cocok untuk para penyuka pedas. Pedasnya terasa sekali, sebab ada dua jenis sambal di dalamnya.

Daging ayamnya digeprek, lalu dimasak di oven. “Sebelumnya, di atas ayamnya ditaburi keju mozzarella sehingga saat dipanaskan di oven kejunya meleleh,” sebut Donsy.

Daging ayamnya saat dibumbui diberi campuran sambal korek. Sambal koreknya berbahan cabai tiung, bawang putih, dan penyedap rasa. Semuanya dihaluskan, dicampurkan mentah ke daging ayamnya sebelum dimasukkan ke oven.

“Ayamnya diberi tepung beras dan terigu juga sehingga ada kriuk-kriuknya. Lalu, kami beri garam, penyedap rasa serta lada,” paparnya.

Menu ini disantap dengan nasi dan lalapan. Lalapannya ada kol, mentimun dan daun selada. Sebagai pelengkap rasa pedasnya, selain sambal korek di dalam daging ayamnya, di luarnya ada lagi sambalnya, yaitu sambal bajak yang disajikan di piring kecil. Sambal ini berbeda dengan sambal korek yang mentah.

Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi, Minggu (23/07/2017).

(yayu fathilal)

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help