Komunitas

Ba2M Komunitas Mobil Tertua di Banua, Ini Komitmen yang Membuat Tetap Bertahan Hingga Kini

Komunitas mobil yang hingga kini masih awet dan selalu aktif bersosial adalah klub mobil Bubuhan Anak Anak Modifikasi disingkat Ba2M.

Ba2M Komunitas Mobil Tertua di Banua, Ini Komitmen yang Membuat Tetap Bertahan Hingga Kini
Istimewa
Anggota komunitas mobil di Banua Ba2M 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penggemar otomotif yang rajin berkumpul lalu membentuk komunitas. Keberadaan komunitas pun kini menjadi sangat penting sebagai wadah bersilaturahmi sesama pecinta hobi.

Dengan adanya komunitas, para penghobi akan semakin mudah bertukar informasi mengenai perkembangan hobinya. Misalnya tempat memperoleh suku cadang, aksesoris mobil, hingga bengkel yang berkualitas.

Kini seiring dengan semakin banyaknya teknologi mobil keberadaan komunitas mobil pun kian beragam dan bertambah jumlahnya. Namun, dari sekian banyak komunitas tersebut ada yang bubar dan tidak sedikit masih ada yang bertahan.

Salah satu komunitas mobil yang hingga kini masih awet keberadaan dan selalu aktif bersosial adalah klub mobil Bubuhan Anak Anak Modifikasi atau biasa disingkat Ba2m.

Tidak seperti klub mobil lain yang dibentuk lalu bubar tanpa alasan, komunitas Ba2m masih tetap bertahan hingga sekarang memasuki tahun ke-12.

"Salah satu resep kami bisa bertahan hingga sekarang adalah komitmen dan cita cita para anggota yang selalu mengedepankan untuk tetap bertahan," ujar Ketua Umum Ba2M, Andi Haridjanto.

Andi menjelaskan Ba2M satu satunya klub mobil yang bertahan hingga puluhan tahun sampai saat ini seangkatan dengan klub mobil pertama yang hadir di Banua, Carholic.

Menurut Andi, Ba2M dibentuk pada 27 September 2005 lalu. Awalnya komunitas ini merupakan kumpulan anak kuliah yang satu kampus.

"Awalnya saya mau masuk komutas lain tapi agak minder karena mobil yang saya miliki mobil butut. Lalu
Saya bersama empat orang teman kuliah Isan, uji, Riza, Andi berkumpul," ujar Andi.

Keinginan mereka untuk membentuk komunitas mobil sudah tidak bisa ditahan lagi sehingga mereka pun sepakat membentuk komunitas Ba2m ini.

"Kami kan satu kampus. Sering ngomong Babam (bahasa Banjar pukul). Lalu saya usul awalnya di tolak Isan tapi saya ngoto nama Babam," ujar Andi.

Dari teman kuliah perorangan lalu menyebar sehingga semakin banyak anggota yang bergabung. Kemudian menggelar pertemuan pertama di depan Gedung Susu kawasan kayu Tangi Banjarmasin.

"Setahun terbentuk kami sempat memiliki anggota
42 orang," kata Andi.

Selama bergabung Ba2M sudah banyak menorehkan prestasi seperi juara I Kontes Djarum Black di Sasana Bina Krida Banjarmasin pada 2005. Lalu setahun berselang kembali meraih juara serupa begitu juga di 2007. Selain itu di 2007 anggota juga berhasil juara I rally eksibesi diadakan IMI Kalsel dan 2008 Juara 4 rally. (*)

Ketua : Andi Haridjanto
Wakil : S. Rialdy
Sekretaris : Marjuan Niami (Iwan)
Bendahara : Marlina Putry

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help