Berita Banjarbaru

Brigjen Pol Marsauli: Banjarbaru Pasar Empuk Narkotika

Said juga menegaskan Pemko takkan melindungi pegawainya yang terlibat lingkaran haram narkotika.

Brigjen Pol Marsauli: Banjarbaru Pasar Empuk Narkotika
Banjarmasinpost.co.id/Nia Kurniawan
Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Marsauli Siregar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sekda Banjarbaru Said Abdullah dengan tegas memperingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak terlibat narkotika.
Jika ada yang tersandung, dia minta aparat penegak hukum tidak ragu memperberat hukuman mereka.

Sikap tegas itu diluapkan Said pada kesempatan rapat kerja antara Pemerintah Kota Banjarbaru dengan Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Banjarbaru, Kamis (26/7/2017).

Seluruh perwakilan dan di antaranya para kepala dinas se Pemko Banjarbaru dikumpulkan, bahkan sampai pihak kecamatan.

"Hukuman yang dijatuhkan harus lebih berat daripada hukuman untum warga biasa. ASN ini panutan," tegas Said.

Said juga menegaskan Pemko takkan melindungi pegawainya yang terlibat lingkaran haram narkotika.

Raker dihadiri Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Marsauli Siregar. Kondisi terkini di Kalsel, bahkan dalam dua tahun terakhir ini Zenith masih tren dan primadona.

Dibeberkan Marsauli, Dari seluruh pasien rehab yang ditangani BNNP, 75 persennya pecandu Zenith.

"Ini kota berkembang. Saya sering razia tempat hiburan dan rumah kos di Banjarbaru. Tidak pernah nihil, selalu ada tangkapan," kata dia.

Sementara itu, Kepala BNNK Banjarbaru AKBP Sugito mengkhawatirkan modus baru mafia narkoba yang mengincar golongan masyarakat miskin untuk dijadikan pengedar. "Bahkan para ibu rumah tangga juga dijadikan pengedar," ujarnya.

Lewat raker ini, BNNK meminta pemko yang aparatnya mengakar dari camat, lurah hingga Forum Ketua RT/RW untuk ikut membantu. "Mendeteksi dini peredaran gelar narkoba di lingkungannya masing-masing," ucap Sugito.

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved