Berita Banjarbaru

Cuaca Malam di Kalsel Mendekati Ekstrem, Ini Penjelasan BMKG

Ternyata, dinginnya malam yang terjadi nyaris masuk kategori ekstrem berdasar catatan Stasiun Klimatologi (staklim) BMKG Banjarbaru.

Cuaca Malam di Kalsel Mendekati Ekstrem, Ini Penjelasan BMKG
Halaman 17 Harian Banjarmasin Post Edisi Cetak Selasa (26/7/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Siang panas dan malam dingin. Panas siang hari begitu menyengat, dinginnya malam bahkan bikin menggigil. Keluhan warga di Kalsel yang umum terdengar beberapa hari terakhir ini.

Ternyata, dinginnya malam yang terjadi nyaris masuk kategori ekstrem berdasar catatan Stasiun Klimatologi (staklim) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Klimatologi (BMKG) Banjarbaru.

Malam tadi, Senin (24/7) tercatat dinginnya malam di Banjarbaru sampai pada suhu terdingin 19 derajat celcius. Nyaris ekstrem, karena ukuran suhu terdingin kategori ekstrem berada pada angka 18 derajat Celcius. Untung tidak sampai diangka tersebut. Tak terbayangkan dinginnya, karena 19 derajat Celcius saja dirasakan warga sudah dingin tak biasa.

"Gila, dingin banget. Menggigil rasanya, berkendara malam apalagi sampai larut tak sanggup bila tanpa jaket tebal. Dirumah saja , biasa kegerahan sekarang malah tak bisa jauh dari selimut," ucap Syarif warga Guntung Manggis.

Kepala Stasiun Klimatologi (staklim) BMKG Banjarbaru, Goeroeh Tjiptanto melalui Kasi data dan informasi staklim Banjarbaru Miftahul Munir tak menampik situasi itu karena pihaknya juga selalu intens memantau perkembangan cuaca, termasuk suhu terdingin dan terpanas Kalsel.

"Suhu drastis itu 18 derajat celcius maka termasuk ekstrem. Nah, untuk suhu paling minum tercatat yakni di Senin malam tadi, itu sampai 19,4 derajat Celcius. Rata-rata paling 20an derajat Celcius, " ucap Miftahul Munir.

Masyarakat diminta antisipasi cuaca dingin, cara termudah bisa dengan mengamati langit. Bila komposisi langit bertabur bintang, harus antisipasi misal bekal pakaian hangat ketika berkendara.

"Dingin karena radiasi bumi di malam hari, siang kan panas karena radiasi matahari, bila langit cerah tidak ada awan, radiasi langsung tanpa terhalangi awan. Langit terlihat berbintang artinya tak ada awan," bebernya.

Saat ini kondisi langit kerap cerah tanpa awan, bila siang biru cerah sehingga panas bila malam bertabur bintang dan suhu dingin. Saat ini , sambung dia, sudah memasuki musim kemarau. "

Kalau pesisir seperti Pelaihari, Tanbu dan Kotabaru masih ada hujannya. Untuk suhu terpanas pada siang hari maksimal 32 derajat Celcius di Kalsel ini, itu suhu rata-rata dan masih normal belum termasuk panas ekstrem," katanya.

Dibanding pada 2015, suhu di tahun itu bisa sampai lebih 35 derajat celcius. Bisa dikatakan ekstrem bila suhu lewat dari 35 derajat Celcius. "September puncak musim kemarau dan Oktober sudah hujan lagi," katanya. Agustus dan September sebagian daerah sudah ada hujan tapi tak banyak. (kur)

Baca Lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi Cetak Selasa (26/7/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved