Kriminalitas HSS

Pemuda Daha HSS Tewas Dibacok Teman Sekampung, Polisi Masih Dalami Motif Kejadian

Syafi'i (20) warga Desa Baru Kecamatan Daha Barat, Hulu Sungai Selatan (HSS) tewas dibacok temannya sendiri, Rabu, (26/7) sekitar pukul 14.30 Wita.

Pemuda Daha HSS Tewas Dibacok Teman Sekampung, Polisi Masih Dalami Motif Kejadian
net
Ilustrasi pembunuhan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Syafi'i (20) warga Desa Baru Kecamatan Daha Barat, Hulu Sungai Selatan (HSS) tewas dibacok temannya sendiri, Rabu, (26/7) sekitar pukul 14.30 Wita.

Korban tewas ditempat setelah mengalami luka bacok di bagian leher dan pipi korban. Pelaku yang diketahui bernama Misran (25) Warga Desa Baru, Daha, sempat melarikan diri usai melakukan aksinya.

Berdasarkan data yang dihimpun, Kamis, (27/7), peristiwa pembunuhan itu terjadi di rumah pelaku. Saat itu, keduanya yang memang saling mengenal sama-sama beristirahat di rumah pelaku.

Korban tertidur namun tiba-tiba pelaku menebas korban dengan parang sebanyak dua kali yang mengenai leher dan bagian pipi sebelah kiri.

Korban langsung meninggal di tempat. Setelah itu pelaku melarikan diri dengan keluar rumah. Saat itu ada yang melihat pelaku membawa parang yang ada darahnya.

Saat ditanya oleh warga, pelaku mengaku telah membunuh kucing. Namun warga tidak percaya begitu saja. Setelah pelaku pergi, warga melihat ke rumah tersangka dan ditemukan korban sudah tidak bernyawa lagi.

Warga pun melaporkan kejadian itu kepihak berwajib. Anggota Polsek Daha Selatan langsung ke lokasi kejadian dan berhasil mengamankan pelaku dan barang buktinya.

Kasat Reskrim Polres HSS Akp Reza Bramantya mengatakan bahwa pelaku sudah berhasil diamankan dan dibawa ke Polres HSS.

"Pihak kita sedang mendalami motif pembunuhan yang dilakukan pelaku. Kita juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan kepada pelaku," katanya, Kamis, (27/7).

Menurut informasi awal, pelaku mempunyai riwayat gangguan jiwa. Sehingga akan dilakukan pemeriksaan kejiwaannya. Kejadian pembunuhan di rumah tersangka. Kemungkinan antara korban dan tersangka juga saling mengenal.

Sebelum pihak Polres HSS memastikan kejiwaan pelaku terkait pembunuhan itu, pelaku bakal dijerat pasal 338 KUHP tentang mengilangkang nyawa orang lain. Dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (*)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved