Kriminalitas Tabalong

Kabur dari Rutan Tanjung, Victor Nekat Panjat Tembok Berbeling

Sebelum berhasil kabur, Victor harus memanjat tembok berbeling dan mengelabui petugas dengan berpura-pura mengembalikan buku ke perpustakaan.

Kabur dari Rutan Tanjung, Victor Nekat Panjat Tembok Berbeling
Halaman 1 harian Metro Banjar Edisi Cetak Sabtu (29/7/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Seorang warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung, Sias Victor Noveri alias Victor (20) berhasil kabur. Sebelum berhasil kabur, Victor harus memanjat tembok berbeling dan mengelabui petugas dengan berpura-pura mengembalikan buku ke perpustakaan.

Jajaran Rutan Tanjung, Jumat (28/7) pagi sekitar 10.10 Wita, geger. Seorang warga binaan, Victor, berhasil kabur di saat jam kerja. Victor merupakan nara pindana kasus perundungan anak.

Victor, warga Desa Argo Mulyo RT 8 Kecamatan Bintang Ara, Tabalong, sudah menjalani masa hukuman selama enam dari enam tahun penjara, yang Mei lalu vonisnya dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung.

Sebenarnya, Victor melarikan diri bersama warga binaanya lainnya, Rahmat. Namun Rahmat gagal kabur, karena tak berhasil menaiki tembok terakhir Rutan Tanjung di bagian belakang dekat pos jaga ketiga. Sementara Victor, dia berhasil memanjat tembok, karena menggunakan sebuah kursi dan dibantu Rahmat dari bawah.

Informasi didapat, untuk bisa mencapai tembok belakang, Victor dan Rahmat harus melewati dua pagar pembatas yang ada di dalam rutan. Pagar pertama bisa dilaluinya karena tidak terkunci. Pintu tidak terkunci dikarenakan di sekitar lokasi petugas sedang memasang bendera untuk menyambut Agustusan.

Selain itu, Victor dan Rahmat sempat mengelabui petugas dengan berpura-pura mengembalikan buku ke perpustakaan agar bisa memasuki pagar pembatas. Saat petugas lengah, Victor dan Rahmat melewati dinding pembatas kedua dengan cara memanjatnya.

Memanjat pembatas kedua ini terbilang nekad. Victor dan Rahmat harus melewati pagar yang di bagian atasnya penuh dengan beling. Meski berhasil melewati pagar berbeling, diduga Victor terluka terkena pecahan kaca tersebut.

Setelah melewati pagar kedua ini, barulah Victor dan Rahmat menuju tembok belakang dan memanjat bagian yang berdekatan dengan pos jaga. Di sinilah Rahmat tertinggal, sementara Victor berhasil kabur.

Kepala Rutan Tanjung, Heri Kusrita, mengatakan Rahmat sempat tidak mengaku kalau dirinya juga melarikan diri bersama Victor. “Rahmat mengaku setelah baju yang ada bercak darah, yang sempat disembunyikan Rahmat, berhasil didapatkan petugas,” ujarnya.

Heri mengatakan, pos jaga dekat tembok yang dipanjat Victor dalam keadaan kosong. Ini karena personel yang bertugas saat itu hanya ada tiga orang, dengan pembagian, satu komandan, satu di pintu depan dan satu di blok warga binaan.

“Kamis sudah berkoordinasi dengan pihak Polres Tabalong dan Kanwil Kemenkum HAM Kalsel,” ujarnya.

Terpisah, Wakapolres Tabalong, Kompol Wildan Alberd, membenarkan pihaknya menerima laporan terkait kaburnya napi di Rutan Tanjung. "Kami ikut bantu mencari," ujarnya. (dny)

Baca lengkap di harian Metro Banjar Edisi Cetak Sabtu (29/7/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved