Berita Balangan

Disdik Balangan Akan Belajar Payung Hukum ke Tanbu Soal Pemberian Insentif Guru

Para Guru Pesantren dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Kabupaten Balangan sepertinya harus bersabar terlebih dulu.

Disdik Balangan Akan Belajar Payung Hukum ke Tanbu Soal Pemberian Insentif Guru
shutterstock
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Para Guru Pesantren dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Kabupaten Balangan sepertinya harus bersabar terlebih dulu.

Keinginan insentif yang sebelumnya diajukan kini terus diperjuangkan oleh pemerintah melalui Dinas Pendidikan.

Informasi terbaru kembali diperoleh BPost Online bahwa sebelum insentif diberikan, payung hukum serta teknis harus benar-benar aman dan tak ada permasalahan.

Untuk itulah saat ini pihak Disdik Balangan merencanakan akan studi terlebih dulu ke daerah yang sudah menerapkan pemberian insentif tersebut.

Diketahui salah satu daerah di Kalsel yang sudah memberikan insentif tersebut adalah Tanahbumbu, pada bulan Agustus 2017 nanti direncanakan akan kesana untuk melakukan konsultasi.

Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal di Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan, Hakim membenarkan pihaknya akan belajar terlebih dulu ke Tanbu terkait payung hukum aturan serta teknisnya.

"Ini seusai berkonsultasi ke Pemkab melalui Sekda, dan disetujui dan diarahkan untuk studi terlebih dulu," ujarnya.

Hal ini dilakukan agar saat insentif tersebut diberikan tidak muncul permasalahan dikemudian hari.

Selain itu menurutnya anggaran insentif juga sedang diperjuangkan di anggaran perubahan 2017 dengan nominal Rp 1,4 miliar.

"Yang penting aturannya dulu dituntaskan, jika sudah selesai dan tak ada masalah, semoga di perubahan nanti dewan menyetujui," harapnya.

Sebelumnya Forum Komunikasi Madrasah Diniyah Takmiliyah (FKDT) dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Balangan telah menyampaikan audensi ke DPRD Balangan, beberapa waktu lalu, meminta agar diberikan insentif.

Di Kabupaten Balangan sendiri jumlah pesantren ada delapan buah dengan jumlah gurunya 69 orang, kemudian untuk madrasah diniyah 15 buah dengan jumlah gurunya 105 orang.

Adapun setiap guru di pesantren per orangnya diusulkan insentif Rp 500 ribu per bulan, sementara untuk madrasah diniyah per orangnya Rp 300 ribu per bulan.

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help