Kriminalitas

NEWSVIDEO- Amankan 40 Juta Butir Obat Daftar G, Polda Kalsel Tetapkan Pegawai BPOM Sebagai Tersangka

Yang mengejutkan petugas menangkap ASN yang bekerja di Balai Besar POM (di Banjarmasin yakni H Jali yang bertugas di bagian Bagian Barang Milik Negara

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kegigihan dan kesabaran petugas gabungan dari Intel Sat Brimob Polda serta Subdit 1 Direktorat Narkoba Polda Kalsel dalam melakukan pendalaman kasus obat tanpa izin edar Carnophen dan beberapa jenis obat lainnya berbuah cukup manis, Minggu (30/7/2017) malam .

Dimana dalam gerak ini petugas menggerebek sebuah gudang Carnophen di Jalan Cempaka XIII RT19, Kelurahan Mawar, Banjarmasin Tengah. Yang mengejutkan petugas menangkap aparatur sipill negera (ASN) yang bekerja di Balai Besar POM di Banjarmasin yakni H Jali yang bertugas di bagian Bagian Barang Milik Negara.

Informasi diperoleh, penggerebekan gudang carnophen yang berada di sebuah rumah toko yang cukup kusam ini bermula dari gerak petugas yang dipimpin Kasubdit 1 Kompol Ugeng. Petugas awalnya mengamankan seseorang penjual carnophen berinisial B di Banjar Permai,

Dari sinilah petugas dengan sabar mengembangkan penyidikan dengan menanyakan dari mana asal barang. Pada saat itu terungkap ia membei barang dari seseorang.

Hingga transaksi kembali direncanakan dengan B akan mengambil barang dari H Jali di lokasi.

Saat diserahkan barang sebanyak satu koli itulah petugas gabungan langsung menangkapnya. Sekitar pukul 22:30 Wita petugas mulai menggeledah gudang tersebut dan ternyata cukup mengejutkan petugas menemukan ratusan koli yang diduga berisi obat carnophen.

Usai menggeledah toko tersebut petugas pun turut menggedah rumah H Jali yang berada di depan ruko tersebut.

Direktur Narkoba Kombes Jimy A Anes didampingi Kasubdit 1 Kompol Ugeng S, mengatakan bahwa dari perhitungan sementara jumlah barang sebanyak 250 koli.

"Jumlah sementara sekitar 250 koli, kalau dinilaikan sekitar Rp7 miliar," ucap Jimy .

Saat kembali dikonfirmasi Senin (31/7/2017) siang, Jimmy kembali mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya telah menetapkan H Jali sebagai tersangka

Ditanya jumlah sementara barang bukti, Jimy mengatakan masih dalam pemeriksaan namun sekitar 40 juta butir-50 juta butir.(Banjarmasin Post/Irfani Rahman)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved