Seputar Kaltara

Angkatan Laut Malaysia Bayang-bayangi Pembangunan Menara Suar di Ambalat

Pembangunan menara suar di Karang Unarang, Ambalat, perairan Sebatik, Kabupaten Nunukan sempat terhenti akibat telah berakhirnya izin operasi kapal

Angkatan Laut Malaysia Bayang-bayangi Pembangunan Menara Suar di Ambalat
tribunkaltim.co/niko ruru
Proses pergantian bendera merah putih di menara suar Karang Unarang, Ambalat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, NUNUKAN - Pembangunan menara suar di Karang Unarang, Ambalat, perairan Sebatik, Kabupaten Nunukan sempat terhenti akibat telah berakhirnya izin operasi kapal tongkang yang digunakan mengerjakan kegiatan tersebut.

Akibatnya, kata Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Nunukan Letkol Laut (P) Ari Aryono, pembangunan yang ditarget selesai pada 24 Agustus 2017 itu hampir dipastikan lepas dari target.

"Sempat berhenti karena kapalnya mengurus izin perpanjangan operasi," ujarnya, Senin (31/7).

Bukan hanya soal perizinan kapal yang membuat pekerjaan harus terhenti.

Cuaca ekstrem di laut timur ikut menjadi penghambat pekerjaan dimaksud.

Dia menjelaskan, akibat cuaca ekstrem dimaksud, gelombang tinggi mengharuskan pekerjaan dihentikan demi alasan keselamatan personel.

Faktor lain yang menjadi penghambat, aparat Malaysia sempat membayang-bayangi pembangunan menara suar.

"Kemarin sebelum Lebaran sempat dibayang-bayangi Marine Malaysia. Jarak 3 mil dari suar, sempat turun sekoci tetapi anggota kami tahu. Kami mau buru mereka akhirnya mereka tarik lagi sekoci lalu menjauh," ujarnya.

Saat ini pembangunan menara suar memasuki tahap plester dinding. Dengan molornya waktu pekerjaan dimaksud, penyelesaian ditarget pada September 2017.

"Pembangunan menara suar Karang Unarang selain sebagai tanda tapal batas perairan antarnegara, juga untuk memandu keberadaan kapal yang berlayar di perairan Karang Unarang," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved