Berita Banjarbaru

Panel Lampu PJU Tiga Kali Hilang, Jalan Palam Gelap Gulita Saat Malam Hari

Sudah dua kali panel di Jalan Palam itu hilang dan selalu diganti baru. Perangkat yang dipasang untuk kali ketiga, ternyata lagi-lagi raib.

Panel Lampu PJU Tiga Kali Hilang, Jalan Palam Gelap Gulita Saat Malam Hari
Halaman 2 Harian Metro Banjar Edisi Cetak Selasa (1/8/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Panel untuk lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Jalan Palam, hilang lagi.

Sudah dua kali panel di Jalan Palam itu hilang dan selalu diganti baru. Perangkat yang dipasang untuk kali ketiga, ternyata lagi-lagi raib. Suasana cukup gelap di kawasan setempat pun membuat masyarakat menjadi resah.

"Perangkat yang hilang itu konduktor dan timingnya. Kalau beli baru, harganya jutaan rupiah," ungkap Supiannor, Kabid PJU Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarbaru, Senin (31/7).

Sedangkan penggantian panel yang hilang, tidak bisa dilakukan dengan segera. Harus menunggu kedatangan perangkat yang baru. Tentu saja perlu waktu. Akibatnya, lampu padam sampai beberapa lama.

Biasanya saat warga mengeluhkan lampu PJU padam, setelah diperiksa di lokasi, ternyata panelnya sudah hilang. Diduga kuat, dicuri. Panel itu berada di dalam sebuah kotak besi yang terkunci. Namun bagian kuncinya rusak akibat dibuka paksa.

“Sulit bagi kami untuk mengawasi karena sebagian panel itu ada di kawasan sepi penduduk," ungkap dia.

Jalan Palam dan Jalan Guntung Manggis menuju Danau Cermin, ucapnya, menjadi daerah rawan pencurian panel lampu PJU. Itu dikarenakan kawasan tersebut jarang ada rumah warga.

"Kami sudah minta kepada warga dan Ketua RT supaya turut membantu menjaga panel agar jangan sampai hilang. Tapi tidak semua panel berada di dekat rumah Ketua RT," ujarnya.

Namun begitu, dirinya tetap berharap agar warga mengawasi setiap ada yang mencurigakan di dekat boks berisi panel lampu PJU.

Hal senada juga diungkapkan Ketua RT 2 RW 1 Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Juri. Pencurian panel lampu PJU di kawasannya memang sering terjadi. Itu diakibatkan panel berada di tiang listrik yang tak ada rumah warga di dekatnya. Pencuri dengan leluasa bisa membongkar kotak besi berisi panel lampu PJU tersebut.

"Kami juga sulit mengawasi karena jauh dari rumah. Makanya saya sempat minta agar panel dipindah ke depan rumah saya saja. Kalau lampu PJU padam, warga kami juga yang kesulitan," pungkasnya. (rii)

Baca Lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Cetak Selasa (1/8/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help