Berita Banjarmasin

Pemko Beri Kesempatan Operator Seluler Urus Izin BTS Ilegal Hingga Akhir 2017

Sejumlah Base Transceiver Station (BTS) masih tak mengantongi izin meski sudah beroperasi di Kota Banjarmasin.

Pemko Beri Kesempatan Operator Seluler Urus Izin BTS Ilegal Hingga Akhir 2017
banjarmasinpost.co.id/rahmadhani
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah saat melihat situs perizinan online. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejumlah Base Transceiver Station (BTS) masih tak mengantongi izin meski sudah beroperasi di Kota Banjarmasin.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjarmasin Hermansyah mengatakan, dari pendataan yang dilakukan pihaknya, sampai saat ini ada sekitar 30 BTS yang tak mengantongi izin.

"Saat ini pendataan masih terus kami lakukan. Hal ini berkaitan dengan pembuatan ulang Perda Nomor 23 Tahun 2011 tentang Izin Menara Telekomunikasi yang saat ini sudah masuk dalam pembahasan," kata dia Senin (31/7) siang.

Pihaknya, kata Hermansyah menerima kesempatan kepada pengelola BTS yang tak berizin untuk segera melengkapi, mulai dari izin IMB, izin HO dan prinsip.

Bila selesai dibahas, maka tahun 2018 nanti penindakan bisa dilakukan dengan dasar Perda tersebut.

Hal ini berkaitan pula dengan rencana pemungutan restribusi terhadap menara-menara BTS di Kota Banjarmasin.

Selama ini untuk sumbangsih pendapatan asli daerah (PAD) dari menara BTS, terang Hermansyah sangat minim sekali.

Pemko hanya mendapatkan pemasukan dari IMB dan izin bangunan lainnya saja, padahal sudah banyak tower telekomunikasi yang berdiri di kota ini.

Potensi PAD dari BTS di Kota Banjarmasin sendiri, kata Hermansyah bisa mencapai Rp 1 miliar lebih.

"Yang dikenakan rencananya yang ketinggiannya di atas 6 meter," kata dia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah mengatakan pihaknya akan membentuk tim terpadu lintas dinas untuk melakukan pendataan terhadap izin-izin bangunan termasuk menara BTS.

"Semua akan didata termasuk BTS. Ini untuk memaksimalkan pendapatan serta kepatuhan izin khusunya bangunan di Kota Banjarmasin. Kalau tidak berizin, akan kami bongkar," kata dia. (BANJARMASINPOST.co.id/rahmadhani)

Penulis: Rahmadhani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help