Berita Batola

Polres Batola Bekuk Pelaku Pengeroyokan di Anjir Pasar

JR alias IJ (45) kini harus mendekam di balik jeruji tahanan Mapolres Barito Kuala (Batola) karena kasus pengeroyokan.

Polres Batola Bekuk Pelaku Pengeroyokan di Anjir Pasar
banjarmasinpost.co.id/fadly
Pelaku Pengeroyokan JR alias IJ (45) yang dibekuk Satreskrim Polres Batola 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - JR alias IJ (45) kini harus mendekam di balik jeruji tahanan Mapolres Barito Kuala (Batola) karena kasus pengeroyokan.

Warga Desa Anjir Pasar Kota RT 01 Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala (Batola) ini dibekuk Tim Gabungan Unit Jatanras Satreskrim Polres Batola dan Polsek Anjir Pasar, Jumat (28/7/2017) pukul 17.30 Wita

Penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Batola AKP Sakun. Pelaku dibekuk di kawasan tempat tinggalnya di Desa Anjir Pasar Kota RT 01 Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Batola.

Tanpa perlawanan, pelaku diketahui hanya bisa pasrah kala aparat kepolisian melakukan penangkapan.

Adapun sebelumnya pelaku dilaporkan telah melakukan pengeroyokan di dekat Indomaret di Desa Anjir Pasar Kota, Selasa (13/6/2017) lalu.

Korbannya yakni Suriadi (40) warga Handil Bhakti Kecamatan Alalak Kabupaten Batola.

Informasi terhimpun, kejadian berawal saat korban pergi ke depan Indomaret di Desa Anjir Pasar Kota untuk mencari istrinya.

Pada saat korban menanyakan tentang keberadaan istrinya kepada salah satu orang yang sedang duduk di lokasi tersebut tiba-tiba pelaku datang dan tanpa sebab yang jelas langsung marah-marah kepada korban.

Pelaku sempat bersitegang dengan korban dan menyebut "Ikam handak melaporkan aku ke polisi kah".

Korban sempat bingung mendengar hal tersebut. Kemudian secara tiba-tiba pelaku langsung mendorong korban dan dari arah belakang memukuli korban sampai terjatuh serta ada yang menginjak bagian iga korban.

Tak terima dikeroyok, korban pun melaporkan kasus pengeroyokan tersebut ke pihak berwajib di wilayah Batola.

Dan akhirnya, pelaku kini harus merasakan pahit getirnya jeruji tahanan akibat perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres Batola AKP Sakun ketika dikonfirmasi, menyebut pihaknya langsung melakukan penyelidikan mendalam di lapangan usai mendapat laporan tindak pengeroyokan tersebut.

Pengejaran pun langsung dilakukan oleh pihaknya dan akhirnya setelah 45 hari masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), pelaku bisa dibekuk tanpa perlawanan oleh aparat kepolisian.

"Pelaku kami tangkap di kawasan tempat tinggalnya. Pada saat penangkapan, kami mendapati pelaku membawa senjata tajam jenis rencong. Selanjutnya pelaku kami bawa dan amankan di Mapolres Batola guna menjalani proses hukum lebih lanjut," jelas Kasat Reskrim Polres Batola.

Penulis: M Fadli Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved