ekonomi dan bisnis

REI Kalsel Persoalkan Perda Ukuran Tanah Perumahan Banjarbaru

DPD REI Kalsel mempersoalkan perda soal ukuran tanah perumahan tipe 36 khususnya untuk subsidi di Kota Banjarbaru.

REI Kalsel Persoalkan Perda Ukuran Tanah Perumahan Banjarbaru
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Ketua DPD REI Kalsel Royjani Sjachril 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Kalsel mempersoalkan perda soal ukuran tanah perumahan tipe 36 khususnya untuk subsidi di Kota Banjarbaru. Dalam perda tersebut, disebutkan ukuran tanah untuk 36 atau rumah subsidi seluas 160 meter persegi.

"Jika perda mengatur ukuran untuk rumah tipe 36 atau subsidi wajib seluas 160 meter persegi, ini sangat memberatka pengembang," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Kalsel Royjani Sjachril, Kamis (4/8/17)

Menurut Roy, ketentuan dalam perda ukuran tanah subsidi seluas 160 meter persegi, sangat menghambat para developer yang tergabung dalam REI untuk membangun dan menjual rumah. Aturan tersebut akan membuat harga rumah menjadi tinggi dan pengembang sulit menjual rumah.

"Jika perda itu direvisi, yakni memperkecil ukuran tanah rumah subsidi, maka developer akan bisa menjual rumah subsidi dengan harga terjangkau. Ingat harga tanah di Banjarbaru cukup mahal sekarang," katanya. (*)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved