BanjarmasinPost/

Berita Martapura

Pambakal Sungai Alang Imbau Petani Karet Bunyikan Petasan Saat Menoreh, Kenapa Ya?

Menurutnya, saat ini warganya pun dihimbau untuk lebih waspada terhadap serangan beruang madu.

Pambakal Sungai Alang Imbau Petani Karet Bunyikan Petasan Saat Menoreh, Kenapa Ya?
Banjarmasinpost.co.id/Hari Widodo
Muhidin alias Didin (30), warga RT 1 Desa Sungai Alang tangannya terluka sobek setelah diserang beruang madu, Rabu (26/7/2017) pukul 10.00 wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Serangan beruang madu terhadap petani karet di Sungai Alang, Muhidin alias Didin (30) dikhawatirkan masih akan terus berlanjut.

Beruang madu yang melukai Didin masih berkeliaran. Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap beruang madu itu belum berhasil.

"Kami sudah mencari beruang madu itu. Tapi, seperti sebelumnya beruang madu itu menghilang," ujar Pambakal Sungai Alang, Sairaji.

Menurutnya, saat ini warganya pun dihimbau untuk lebih waspada terhadap serangan beruang madu.

Satu-satunya cara yang dianggap bisa mencegah serangan beruang madu dengan membunyikan petasan. Itu sudah dilakukan warga.

"Kami minta sering-sering saja membunyikan petasan agar beruang madu itu takut mendekat selama warga menoreh karet," katanya.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help