Berita Kabupaten Banjar

NEWSVIDEO: GP Ansor Kabupaten Banjar Lakukan Long March Tolak Paham Redikal dan Full Day School

Saat long march sore itu, terlihat anggota Banser membawa spanduk bertuliskan menolak atas beberapa isu yang saat ini sedang marak diperbincangkan.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sekitar 250 anggota Gerakan Pemuda(GP) Ansor Barisan Serbaguna (Banser) Kabupaten Banjar berkumpul di halaman kantor Nahdatul Ulama Jalan A Yani Kilometer 40 Martapura Kota Kabupaten Banjar Kalsel, Sabtu (5/8/2017) sore.

Kegiatan sore itu juga melibatkan seluruh ketua badan otonom Nahdatul Ulama (NU) Kalsel pun dalam rangka menggelar apel kebangsaan di halaman Kantor NU Kabupaten Banjar.

Tidak hanya itu, usai menerima amanah yang disampaikan beberapa ketua badan otonom NU, ratusan pria berseragam loreng tersebut kemudian melanjutkan long marchnya.

Long march sendiri dilakukan sejauh sekitar dua kilometer atau dari kantor NU Kabupaten Banjar Jalan A Yani Kilometer 40 menuju Mesjid Pancasila Jalan A Yani Kilometer 38.

Saat long march sore itu, terlihat anggota Banser membawa spanduk bertuliskan menolak atas beberapa isu yang saat ini sedang marak diperbincangkan.

Namun, aksi yang mereka lakukan sore itu berjalan kondusif dan bahkan ditutup dengan rangkaian acara salat hajat berjamaah di Masjid Pancasila.

Ketua GP Ansor Kabupaten Banjar, Ahyar Rahmatullah membenarkan dalam aksi tersebut, pihaknya memang mengangkat beberapa isu yang saat ini marak di masyarakat.

Di antaranya menolak full day school, mengecam militasi Israel terhadap masyarakat Palestina, serta menentang tegas paham radikalisme dan ormas anti Pancasila.

"Meskipun saat ini Kabupaten Banjar relatif masih aman atas masuknya radikalisme. Tapi kami ingin menunjukkan saja, jangan coba-coba masuk paham-paham seperti paham radikal, menentang pancasila atau mengafirkan sistem negara ke Kabupaten Banjar. Karena kami akan menolak keras dan melaporkannya ke pihak kepolisian, " pungkas Ahyar. (Banjarmasin Post/Abdul Ghanie)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help