Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Perempuan Ini Buang 200 Butir Obat Terlarang Saat Dikejar Polisi

Dari ocehan Kiki, turut diamankan Rahimah (46) warga Desa Keliring, Padang Batung yang diketahui orang yang memesan barang

Perempuan Ini Buang 200 Butir Obat Terlarang Saat Dikejar Polisi
(Humas Polres HSS)
Ilustrasi barang bukti carnophen yang disita petugas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Kiki Raisha (28), Warga Desa Mandala Kecamatan Telaga Langsat sempat membuang 200 butir carnophen saat dikejar oleh petugas kepolisian.

Namun usaha mengelabui petugas gagal. Kiki berhasil diamankan dengan barang bukti yang sempat dibuangnya, pada Rabu (2/8/2017) pukul 18.20 Wita di Desa Tabihi Kecamatan Padang Batung.

Dari ocehan Kiki, turut diamankan Rahimah (46) warga Desa Keliring, Padang Batung yang diketahui orang yang memesan barang carnophen yang dibawa Kiki.

Barang bukti yang diamankan yakni dua box carnophen atau 200 butir. Penangkapan berawal adanya informasi masyarakat bahwa adanya peredaran obat sediaan farmasi tanpa izin di Kecamatan Padang Batung.

Kapolsek Padang Batung, Iptu Imam Suryana langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Sesampainya di lokasi, dicurigai adanya penjual carnophen yang melintas menggunakan sepeda motor.

Lalu dilakukan pengejaran. Pelaku membuang sesuatu terbungkus plastik hitam. Setelah diperiksa plastik hitam tersebut berisi 200 butir obat jenis Carnophen.

Rencananya obat itu akan diantarkan kepada Rahimah. Namun gagal karena terlebih dulu diamankan oleh petugas. Rahimah akhirnya turut diamankan oleh petugas tidak berselang lama setelah Kiki diamankan.

Kepada petugas, Minggu (6/8/2017) Rahimah mengaku obat tersebut memang benar pesanannya dan akan dijual lagi. Sementara Kiki mengaku hanya bertugas untuk mengantarkan pesanan dari Rahimah.

Kapolres HSS, AKBP Rahmat Budi Handoko melalui Kapolsek Padang Batung IPTU Imam Suryana membenarkan diamankan para penjual carnophen tanpa izin.

"Pelaku dan barang bukti diamankan untuk proses pemeriksaan dan penyelidikan selanjutnya," katanya.

Penulis: Aprianto
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help