Berita Banjarmasin

Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM R.I Ini Meninjau lokasi Penanam Padi Buyung

Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM RIm enijau lokasi penanam Padi Buyung di Desa Bajuin, Kabupaten Tanah Laut.

Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM R.I Ini Meninjau lokasi Penanam Padi Buyung
HO/Humas Kemenkum HAM Kalsel
Staf Ahli Hukum Kemenkum HAM bersama para petani padi Buyung dan jajaran Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Holtikultura Pelaihari. 

BANJARMASIN.CO.ID,BANJARMASIN - Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM RI Bidang Politik dan Keamanan, Y  Ambeg Paramarta bersama Peneliti dari Balitbangkumham, Harison dan Staf Taufan menijau lokasi penanam Padi Buyung di Desa Bajuin, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kunjungan ini mereka didampingi didampingi Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Imam Suyudi bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Unan Pribadi, Kepala Divisi Pemasyarakatan Anas Saeful Anwar, Kabid Pelayanan Husin Nafarin, dan Kepala Rutan Pelaihari HM Kamal,

Sebelumnya staf ahli ini juga bertandang ke Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Holtikultura Pelaihari yang diterima langsung Sekretaris Dinas Fitrianoor, Kabid Tanaman Pangan, Basri dan para kasi lainnya. Tak ketinggalan petani Padi Buyung Desa Kandangan lama, Imam Wahyudi.

"Kegiatan ini dalam rangka mendorong target kinerja Kemenkumham yaitu indikasi geografis di akhir tahun diharapan ada 33 produk indikasi geografis atau minimal 1 daerah 1 produk yang terdaftar. Adapun manfaat pendaftaran produk yaitu untuk melindungi produk itu sendiri, produk jadi dikenal masyarakat secara luas sampai keluar negeri dan secara tidak langsung akan meningkatkan taraf hidup petani yang menanam produk tersebut." Kata Staf Ahli Menkumham Bidang Politik dan Keamanan, Y. Ambeg Paramarta melalui Kabag Humas Kemenkumhan Andi Basmal.

Satu petani beras Buyung Imam Wahyudi mengungkapkan beras buyung ditanam di dataran tinggi bersama dengan tanaman cabe sehingga mempunyai rasa dan bau yang khas tentunya perawatan tanpa menggunakan pestisida.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Unan Pribadi mengungkapkan keuntungan dari terdaftarnya indikasi geografis pada suatu didaerah dimana produknya akan dilindungi sehingga Padi Buyung atau Beras Bunyung hanya diproduksi atau dikelola daerah yang memiliki hak paten produk indikasi geografisnya tentunya ini akan menjadi keuntungan bagi masyarakat yang menanamnya.

Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel Imam Suyudi sangat antusias dengan berdialog tentang bagaimana penanaman, pemeliharaan dan panen serta berbagai kendala yang dihadapi bersama petani Padi Buyung di Kantor Balai Penyuluhan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Bajuin. (*)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help