Berita Tanahlaut

NEWSVIDEO: Ribuan Jiwa Di Kecamatan Jorong dan Kintap Dilanda Musibah Banjir

Informasi dihimpun, di Kecamatan Jorong, warga yang berada di bantaran Sungai Asamasam paling terdampak. Disebabkan luapan air sungai Asamasam meluap.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Ribuan warga di Kecamatan Jorong dan Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut dilanda musibah banjir, Selasa (8/8/2017).

Informasi dihimpun, di Kecamatan Jorong, warga yang berada di bantaran Sungai Asamasam paling terdampak. Disebabkan luapan air sungai Asamasam meluap.

Data sementara menyebutkan dua desa di sebagian wilayah rukun tetangga seperti di Desa Asamasam dan di Desa Simpangempat Sungaibaru berdekatan pagar sungai PLTU Asamasam.

Kemudian, di Kecamatan Kintap, empat desa di sebagian lingkungan rukun tetangga juga terendam, seperti di Desa Kintap, Desa Kintapura, Desa Salaman dan Desa Pasirputih.

Abin, tokoh warga RT 6 Desa Kintap mengaku puluhan rumah yang terendam. Sekitar pukul 10.00 malam, kemarin, air masuk rumah.

"Kami mengharapkan bantuan pemerintah. Sebab dalam kondisi seperti ini tidak mungkin memasak," ujar yang memilih bertahan di rumahnya.

Ketua DPRD Tanahlaut, Ahmad Yani menegaskan musibah banjir yang diderita warga itu merupakan musibah rutin yang terjadi setiap tahun. "Warga hanya perlu bantuan logistik makanan saja selama dilanda kebanjiran," ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tanahlaut, Syahrian Nurdin mengaku sedang melakukan inventarisasi jumlah korban.

Data sementara Syahrian menyebut untuk di Kecamatan Jorong terdampak 1.195 jiwa dan di Kecamatan Kintap, berjumlah 1.695 jiwa.

Pemerintah Kabupaten Tanahlaut, ucap Syahrian Nurdin tidak sendiri melakukan upaya bantuan dalam musibah banjir tersebut. "Bantuan Dinas Sosial Provinsi Kalsel akan tiba dan bantuan BPBD Provinsi Kalsel menyiapkan personel dan perahu karet," ujarnya. (Banjarmasin Post/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved