Komunitas

Galang, Bocah Penakluk Rute Ekstrem yang Tak Suka Trek Donat

Dia adalah Galang Rakha Arkana Fritzie. Bocah tujuh tahun ini sangat tangguh dan berani melahap trek ganas yang disiapkan panitia sejauh 46 kilometer.

Galang, Bocah Penakluk Rute Ekstrem yang Tak Suka Trek Donat
Halaman 23 Harian Banjarmasin Post Edisi Sabtu (12/8/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saat gelaran Gowes Bersama (Gober) 46 dalam rangka HUT ke-46 Banjarmasin Post, sepanjang 46 Km, melewati trek Batola Tamban, Minggu (6/8) lalu, perhatian para peserta tertuju pada satu peserta yang masih ingusan. Meski masih kecil, tapi ia mampu menaklukkan trek ekstrem.

Dia adalah Galang Rakha Arkana Fritzie. Bocah tujuh tahun ini sangat tangguh dan berani melahap trek ganas yang disiapkan panitia sejauh 46 kilometer. Badan jalan berbatu hingga jalan becek dan licin dengan mudah ia lalui.

Saat itu Rakha melaju bersama peserta gober lainnya sebanyak 750 orang dari 130 komunitas gowes dari sejumlah daerah di Kalsel. Anak dari pasangan Achmad Eko-Herlina ini sebelumnya juga pernah melahap rute ekstrem pada ajang gowes lainnya.

Di antaranya, Rakha pernah mengikuti event bergengsi bertajuk Bersama Kombes Kita Bahagia di Pelaihari, Kabupatn Tanahlaut. Lalu, ia ikut ajang Belatupan Part 1 (ThePoltTala), Batinjak ka Gunung Rantau, Sarabakawa 3 Tanjung, Banjarbaru MTB 2017, dan ajang gowes bertajuk Batinjak Batuntun Batunjul Bacekrek Hut T3C.

"Ajang gowes terjauh yang pernah diikuti Rakha yaitu Sarabakawa Tanjung di Kabupaten Tabalong, beberapa waktu lalu," ucap sang ayah, Achmad Eko, kemarin.

Laki-laki yang akrab disapa Onyenk Doank ini menuturkan anaknya pertama kali ikut gowes tahun 2016 lalu pada event bertajuk Bersama Kombes Kita Bahagia di Pelaihari. Meski ini gowes perdana, tapi kala itu Rakha mampu menyelesaikan event secara sempurna hingga ke garis finish.

Rakha tertarik ikut gowes karena tertular hobi sang ayah yang juga dikenal sebagai goweser andal di Banua ini. Murid kelas 2 SDN Teluk Dalam 1, Banjarmasin, ini pun akhirnya ketagihan mengikuti gowes meski medan yang dilalui berat dan menantang.

Ternyata Rakha memang anak yang pemberani. Meski sudah beberapa kali terjatuh, namun ia tidak pernah jera. "Kalau jatuh sih sudah sering. Tapi, alhamdulillah Rakha tidak pernah terluka parah dan hingga kini selalu semangat mengikuti ajang gowes," sebut Onyenk.

Namun untuk memastikan keselamatan sang anak, Onyenk terlebih dulu melihat trek yang akan diikuti. Jika Rakha merasa sanggup dan tidak terlalu berbahaya, maka ia akan mengizinkan.

Bagaimana dengan hadiah? Onyenk mengaku selama mengikuti berbagai event baru pada ajang Gober BPost 46 Rakha berhasil membawa pulang hadiah yakni berupa sepeda gunung.

"Alhamdulillah ya rezeki anak. Sangat memuaskan, treknya sangat bagus dan menantang, eh pulangnya dapat hadiah lagi," tandasnya.

Namun ada satu trek yang membuat Rakha tidak terlalu suka yakni trek donat atau medan berlumpur. Disebut trek donat, karena ban sepeda pasti bakal terbalut lumpur sehingga tampak laksana kue donat. (arl)

Baca Lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi Sabtu (12/8/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved