BanjarmasinPost/

Ini Curhatan Johannes Marliem Saksi Kunci Kasus e-KTP, Ungkap Kekecewaan pada Pimpinan KPK

"Saya tidak mau dipublikasi begini sebagai saksi. Malah sekarang bisa-bisa nyawa saya terancam," ujarnya.

Ini Curhatan Johannes Marliem Saksi Kunci Kasus e-KTP, Ungkap Kekecewaan pada Pimpinan KPK
kontan
Johannes Marliem 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Meninggalnya saksi kunci kasus dugaan korupsi e-KTP, Johannes Marliem meninggalkan teka-teki.

Johannes diduga meninggal karena bunuh diri di kediamannya di kawasan Beverly Grove, Los Angeles, Amerika Serikat.

Kantor Forensik Los Angeles telah melakukan identifikasi dan memastikan jika jenazah tersebut adalah Johannes Marliem.

Namun mereka tak memberikan informasi lain selain daripada itu.

Perilisan identitas Johannes Marliem tersebut juga dikonfirmasi oleh LAPD.
Kabar tewasnya Johannes ini juga dikonfirmasi oleh Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK).

"Saya dapat informasi bahwa benar yang bersangkutan, Johannes Marlien sudah meninggal dunia," ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Info soal meninggal dunia penyebabnya apa ‎kami belum dapat info rinci. Kematian yang bersangkutan itu domain dari aparat penegak hukum disana," tambah Febri.

Sebelum dikabarkan meninggal dunia, Johannes sempat bertukar pesan dengan KONTAN.

Melansir dari Tribunnews.com, saat itu Johannes mengungkapkan kekecewaannya kepada pimpinan KPK dan sebuah media massa karena membuat pemberitaan yang membahayakan nyawanya.

"Saya tidak mau dipublikasi begini sebagai saksi. Malah sekarang bisa-bisa nyawa saya terancam," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help