Berita Banjarmasin

NEWSVIDEO : Ratusan Kepala Sekolah di Kalsel Disinyalir Tidak Layak Memimpin Sekolah

Dia menganggap umur tidak mempengaruhi pekerjaannya. Karena dirinya merasa senang dalam berkegiatan.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ratusan kepala sekolah Sekolah Dasar (SD) di Kalsel disinyalir tidak layak memimpin sekolah.

Hal tersebut dilihat dari kondisi para kepala sekolah tersebut, di antaranya terlalu tua (pikun), tidak bisa membuat laporan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) karena gagap teknologi (gaptek).

Namun tak semuanya demikian. Kepala SDN Pemurus Dalam 6 Banjarmasin, Yani Mariyani misalnya. Meski usianya sudah 57 tahun, dia masih memilih untuk berkegiatan organisasi dan tetap energik.

Dia mengutarakan itu ketika ditemui BPost Online saat acara rapat para kepala SD di SDN Kelayan Barat 3, Selasa (8/8/2017).

Tinggal hitungan tahun dia pensiun. Namun dikatakan oleh Yani, dia tidak peduli akan hal tersebut. Dia menganggap umur tidak mempengaruhi pekerjaannya. Karena dirinya merasa senang dalam berkegiatan.

"Kalau seandainya hanya memikirkan sekolah saja ya mungkin stres juga sih, makanya hidup itu harus seimbang," ucapnya.

Menurutnya pembuatan laporan dana BOS itu tidak terlalu sulit.
Dia mengatakan kendalanya ialah apabila ada oknum yang nakal, sehingga akan sulit untuk membuat administrasi.

Hal lain pula dikatakannya apabila orang tersebut salah menangkap dari penjelasan aturan yang diberikan oleh dinas. (Banjarmasin Post/Rahmadhani/Isti Rohayanti)

Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved