BanjarmasinPost/

Penyanyi Ganteng arab Saudi Ditangkap Karena 'Salah Joged', Kementrian Arab Sampai Turun Tangan

Penyanyi populer Arab Saudi ditangkap karena dianggap mempertontonkan tarian yang dianggap sebagai budaya kaum pengonsumsi obat-obatan terlarang.

Penyanyi Ganteng arab Saudi Ditangkap Karena 'Salah Joged', Kementrian Arab Sampai Turun Tangan
net
Penyanyi populer Arab Saudi ditangkap karena dianggap mempertontonkan tarian yang dianggap sebagai budaya kaum pengonsumsi obat-obatan terlarang.

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penyanyi populer Arab Saudi ditangkap karena dianggap mempertontonkan tarian yang dianggap sebagai budaya kaum pengonsumsi obat-obatan terlarang.

Abdallah Al Shaharani
Abdallah Al Shaharani (net)

Dabbing adalah gerakan seseorang menundukkan kepala sembari melipatkan salah satu tangan ke arah tangan yang berlawanan, dan mengangkatnya lurus.

Hal ini yang dilakukan Abdallah Al Shaharani di sebuah festival musik di Taif, selatan Arab Saudi pada akhir pekan ini.

Dilansir BBC dari mirror, penyanyi populer ini tiba-tiba ditangkap usai memenampilkan aksi dabbing di panggung.

Penyanyi yang juga pembawa acara dan aktor ini mempertontonkan aksi tersebut, hingga menyebar secara online.

Komisi Nasional Kementerian Penanggulangan Narkoba Saudi baru-baru ini melarang tindakan tersebut, mengklaim bahwa aksi ini mengacu pada penggunaan ganja.

Arab Saudi
Arab Saudi (net)

Sebuah poster bahkan diterbitkan oleh Kementerian menunjukkan gambar seorang pria yang melakukan gerakan tersebut.

Tulisan di poster tersebut memperingatkan bahwa aksi tersebut berarti mempromosikan penggunaan ganja.

Dalam tulisan poster juga memperingatkan tentang risiko penggunaan narkoba yang diajukan di masyarakat.

Usai ditangkap, Abdallah Al Shaharani meminta maaf melalui akun twitternya pada Minggu.

Dia mengatakan hal itu tidak disengaja dan spontan, "Tolong terima permintaan maaf saya".

Dabbing diyakini dimulai di perkumpulan hip hop di Atlanta, Georgia, Amerika.

Gaya ini populer sekitar dua tahun yang lalu, kemudian dikenal di seluruh dunia, dan sering dilakukan oleh olahragawan yang merayakan prestasi.

Penulis: Restudia
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help