Berita Kotabaru

Ada Apa? Kok Polres Kotabaru Kumpulkan Kekuatan Pasukannya

Mengantispasi hal itu, Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kotabaru pun kini mulai mengambil langkah.

Ada Apa? Kok Polres Kotabaru Kumpulkan Kekuatan Pasukannya
helriansyah
Kapolres Kotabaru memerisa peralatan yang akan digunakan dalam penanganan karhutla. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Musim kemarau sudah mulai terasa. Dampak yang diakibatkan tak hanya krisis air bersih, namun musim panas salah satu sumber penyebab terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi atensi semua pihak.

Kebakaran hutan dan lahan yang kerab terjadi di musim kamarau, tidak hanya menjadi persoalan semua pihak terkait di Kalimantan Selatan. Tapi permasalahan karhutla juga menjadi isu nasional bahkan dunia.

Mengantispasi hal itu, Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kotabaru pun kini mulai mengambil langkah. Dengan melakukan rapat koordinasi kesiapan penanganan karhutla.

Rapat koordinasi yang dipimpin langsung Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto Sik berlangsung di ruang data Bagian Operasional (Bagops) Polres Kotabaru, Senin (14/8/2017).

Hadir dalam rapat koordinasi seluruh jajaran Polres Kotabaru mulai dari Kepala Bagian, Kepala Satuan, dan para Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek).

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto Sik dalam paparannya mengungkapkan, agar para kapolsek lebih meningkatkan kegiatan preemtif dan preventif.

Diantaranya seperti penyebaran maklumat Kapolda Kalsel, pembagian brosur, sosialisasi, patroli dan upaya lain untuk meminalisasi terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Disamping itu upaya penanganan karhutla, dalam rakor tersebut tercetus pembuatan Memorandum of Understanding (MoU), pembuatan kanal dan embung air yang berkordinasi dengan pihak perusahaan.

Selain dilakukan patroli terpadu dengan tiga pilar yaitu, instansi perusahaan, kehutanan untuk deteksi dini.

"Juga dilakukan pendataan dan monitoring perusahaan yang punya program land clearing agar tidak membuka lahan dengan cara membakar," katanya.

Ia juga berharap untuk penanganan karhutka agar rayonisasi perusahaan perkebunan beroperasi di wilayah Kotabaru untuk saling membantu dalam penanganan permasalahan tersebut.

"Polres Kotabaru akan meningkatkan upaya pencegahan terhadap kebakaran hutan dan lahan, dan dihimbau kepada masyarakat serta perusahaan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena ada ancaman pidana bagi siapapun yang membakar lahan," pesanya.

Usai kegiatan rakor dilanjutkan apel kesiapan sarpras (sarana dan prasarana) karhutla diikuti seluruh jajaran. Bertindak sebagai inspektur upacara Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto.

Adapun sarana dan prasarana akan digunakan dalam penanganan karhutla diantaranya, AWC satu unit, kendaraan roda enam satu unit, roda empat delapan unit dan sarana prasarana pendukung lainnya.

(helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help