Kuliner

Daging Diungkep dengan Rempah Khusus, Nikmati Sensasinya

Bebek Balap Cak Hadi di Jalan Brigjen H Hasan Basri nomor 44 RT 41, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menawarkan banyak ragam menu makanan dan minuman.

Daging Diungkep dengan Rempah Khusus, Nikmati Sensasinya

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bebek Balap Cak Hadi di Jalan Brigjen H Hasan Basri nomor 44 RT 41, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menawarkan banyak ragam menu makanan dan minuman. Di antaranya ada empat menu andalan yang bakal memuaskan hasrat kuliner Anda.

Keempat menu andalan tersebut yakni Sup Iga, Bebek Bakar Rujak, 4T, dan Sinom. Semuanya memiliki ciri khas tersendiri dan pastinya mengusung cita rasa makanan Surabaya, Jawa Timur.

Sup Iga, misalnya, yang berbahan utama iga sapi. Menu ini menawarkan rasa yang segar dan pas asinnya di lidah. Dilengkapi sayuran seperti kentang rebus dan wortel dan kuahnya tampak bening.

Menu ini berbumbu rempah-rempah khusus yang merupakan rahasia dapur rumah makan tersebut. Daging iganya yang terasa empuk, ternyata dimasak dengan cara diungkep dulu untuk mengempukkannya.

Pemilik Bebek Balap Cak Hadi, Imansyah Hadi Purnomo, menuturkan daging iga tersebut diiungkep bersama rempah-rempah khusus. Proses memasaknya dilakukan di dua dapur. Di dapur pertama dagingnya diungkep, lalu proses selanjutnya di dapur kedua.

“Antara dapur pertama dan kedua tak boleh saling tahu bumbu rahasia masakannya. Itu sudah standar peraturan perusahaan kami. Penyajian menu tersebut bersama nasi putih. Harga seporsinya Rp 40 ribu,” sebut Hadi, kemarin.

Bebek Bakar Rujak juga tak kalah sedapnya. Harganya Rp 40 ribu seporsi. Masakan ini berbahan daging bebek asli dari Kalimantan Selatan yaitu bebek Alabio sehingga pastinya dagingnya sangat lezat.

Menu ini dilengkapi nasi dan lalapan berupa daun selada dan seiris tomat. Bebek bakarnya tampak menggoda. Bagi penyuka pedas, kuliner satu ini bisa dijadikan pilihan karena daging bebeknya pedas.

“Sambal atau kuliner pedas kami di sini standar saja, tak ada level-levelan. Kalau mau ditambahi pedasnya juga bisa,” ucap Hadi.

Satu lagi kuliner andalannya yakni Menu 4T. Ini merupakan singkatan dari tahu, tempe, telur, dan terong. Tahu, tempe, telur dan terongnya semuanya digoreng, dilengkapi lalapan seperti mentimun dan daun kemangi serta sambal.

Bisa dikatakan makanan ini adalah menu pelengkap. “4T ini dijual Rp 18 ribu. Selain 4T, untuk kuliner pelengkap kami ada lagi 3T yang terdiri dari tahu, tempe dan telur yang semuanya dipenyet,” jelasnya.

Selain makanan, di rumah makan ini juga ada beragam minuman, si antaranya Sinom. Ini adalah minuman khas Surabaya berupa rempah yang dipotong. Khusus sinom, rempahnya adalah asam Jawa dan kunyit.

Di Surabaya, minuman ini biasanya diminum sebagai teman memakan bebek. “Itu kebiasaan di sana, makanya di sini saya mencoba menghadirkan sinom sebagai teman menyantap bebek. Bahannya rempah, pastinya menyehatkan. Segelasnya Rp 10 ribu, rasanya asam,” pungkasnya. (ath)

Baca Lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi Minggu (14/8/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help