Kepala SD di Kalsel Banyak Gaptek

Duh, Banyak Kepala SD di Kalsel Kesulitan Buat Laporan BOS, Gara-gara Ini

Selain terlalu tua, banyak kepala SD tak bisa membuat laporan BOS, gaptek, dan tak punya pemikiran mengembangkan sekolah untuk maju.

Duh, Banyak Kepala SD di Kalsel Kesulitan Buat Laporan BOS, Gara-gara Ini
Halaman 1 Harian Banjarmasin Post Edisi Senin (14/8/2017) 

BANJARMASINPOST, BANJARMASIN - Ratusan kepala sekolah dasar (SD) di Kalsel tidak layak memimpin sekolah. Selain terlalu tua, banyak kepala SD tak bisa membuat laporan dana bantuan operasional sekolah (BOS), gaptek, dan tak punya pemikiran mengembangkan sekolah untuk maju.

Sanusi Ahmad, kepala SDN Kelayan Dalam 1 tidak menampik kondisi para pimpinan SD. Bahkan, guru berusia 53 tahun ini mengakui rumitnya pelaporan dana BOS.

“Memang karena belum ada petugas khusus macam petugas TU, jadi kita agak kesulitan,” tuturnya polos.

Sanusi mengakui pihaknya terpaksa memakai tenaga guru honorer yang bisa membuat aplikasi untuk mengerjakan laporan dana BOS. Namun, sebut dia, soal usia, tidak ada masalah. Sebagai kepala sekolah, dia merasa yang penting mengerti pokok pekerjaan yang harus dilakukan, misalnya dana BOS.

“Yang penting paham masalahnya dimana. Kalau untuk lakukan pekerjaan, ya tetap minta bantu. Memang sudah harus ada yang diunduh (download), browsing segala,” katanya.

Diakuinya, tuntutan pekerjaan sebagai kepala sekolah saat ini makin berat. Terutama berkait penggunaan teknologi IT. “Kita ya terus harus belajar. Sampai sekarang juga terus belajar. Pakai WA kalau komunikasi harus biasa juga, jangan mau ketinggalan,” kata dia.

Data Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, ada 207 SDN dimana 31 di antaranya Kepala SDN masih dijabat pelaksana tugas (Plt).

Dijelaskan Asuti, Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdik Kota Banjarmasin, di Banjarmasin usia paling muda Kepala SDN adalah 45 tahun, dan paling tua tercatat 57 tahun.

“Kalau duduk sebagai kepala sekolah, artinya sudah penuhi syarat, di antaranya kepangkatan sudah 3C, dan sudah mengikuti Diklat Calon Kepala Sekolah (Cakep). Paling tidak dua syarat itu mereka sudah terpenuhi,” ujarnya.

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved