Berita Tapin

Duh, Penyetrum Ikan di Tapin Tak Jera Walau Diproses Hukum

Kasus penyetruman ikan di perairan Kabupaten Tapin masih sulit diberantas habis hingga titik nol.

Duh, Penyetrum Ikan di Tapin Tak Jera Walau Diproses Hukum
BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin
Bambang menunjukkan alat setrum ikan yang disita dari para pelaku. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kasus penyetruman ikan di perairan Kabupaten Tapin masih sulit diberantas habis hingga titik nol.

Setiap tahun selalu ada nelayan di Tapin yang ditangkap karena menyetrum ikan.

Berdasarkan data dinas perikanan Tapin, kasus penyetrum ikan yang ditangkap polisi, yaitu pada 2014 ada 5 kasus, 2015 ada 5 kasus, pada 2016 ada 4 kasus dan 2017 hingga Agustus sudah ada 3 kasus.

Kepala Bidang Perikanan Tangkan dan Sumber Daya Ikan Dinas Perikanan Tapin, Bambang Poerwanto mengatakan menurut undang-undang menyetrum ikan diperairan umum atau sungai dilarang.

Meski sudah ada aturannya, tetapi masih sulit menumpas habis penyetrum ikan hingga titik nol, jelasnya.

Padahal tiap tahun dua kali diadakan sosialisasi dan puluhan kali razia, tetapi masih saja ada nelayan yang menyetrum ikan.

Imbauan, sosialisasi dan razia sudah digelar, tetapi tetap masih menyetrum, sebagai efek jera akhirnya aparat hukum mengambil langkah penegakkan hukum.

Beberapa orang sudah diajukan ke meja hijau, jelas Bambang kepada BPost online, Senin (14/8/2017) sore.

Alasan nelayan melakukan penyetruman karena lebih mudah mendapatkan ikan, jelas Bambang. (BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help