Berita Kalteng

Polisi Periksa Saksi-saksi Kecelakaan yang Tewaskan Kadis PU Kapuasi, Sopir Bakal Jadi Tersangka?

Sampai saat ini, jajaran Satlantas Polres Kapuas belum memeriksa sopir Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman,

Polisi Periksa Saksi-saksi Kecelakaan yang Tewaskan Kadis PU Kapuasi, Sopir Bakal Jadi Tersangka?
tribunkalteng.com/jumadi
Mobil Toyota Hilux milik Dinas PU Kapuas masuk sungai di areal perkebunan PT LAK, Desa Tajepan, Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Sampai saat ini, jajaran Satlantas Polres Kapuas belum memeriksa sopir Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Kabupaten Kapuas Simpun Jaya , Saidi.

Itu karena sopir masih dalam perawatan di rumah sakit. Begitu juga dengan penumpang yang lain, yakni Kepala Dinas Sosial. Jaya. Keduanya masih dalam perawatan di RSUD DR H Soemarsono Sosroadmojo.

Kapolres Kapuas melalui Kasat Lantasnya AKP Abdul Wakid, Minggu (13/8) mengatakan, kecelakaan tunggal tersebut kasusnya masih dalam penanganan Satlantas Polres Kapuas. Untuk sopir, kini masih dalam proses dan pihaknya sudah membuat yuridis formal.

"Untuk saat ini, sopir maupun penumpang yang satunya masih dalam perawatan di rumah sakit dan keduanya belum bisa diperiksa," terang kasat lantas.

Sementara itu saksi-saksi yang dimintai keterangan sudah selesai. Mereka adalah warga sekitar yang melihat kejadian di sana. Lantas bagaimana dengan status sopir? Kasatlantas mengatakan, dari hasil keterangan saksi-saksi dan melakukan olah TKP, ada kemungkinan sopir menjadi tersangka.

Seperti diberitakan sebelumnya, mobil dinas berplat merah jenis Toyota Hilux warna silver nomor polisi KH 8222 BW milik Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas, berhasil dievakuasi dari sungai yang berlokasi di Areal perkebunan kelapa sawit Lipere Agro Kapuas (PT LAK), Desa Tajepan, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas Kalteng, Selasa (8/8) siang. Mobil itu kecelakaan, Senin (8/8).

Sepintas terlihat kondisi mobil mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian depan, samping dan kap atas mobil. Usai dievakuasi, jajaran Satlantas Polres Kapuas langsung membawa mobil, sebagai barang bukti ke Mapolres Kapuas.

Atas kejadian itu, seluruh jajaran Pemkab Kapuas berduka. Pasalnya Kepala Dinas PUPRKP Kabupaten Kapuas, Simpun Jaya meninggal dunia karena kejadian itu.

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi Ketua TP PKK Kapuas Ary Egahni Ben Bahat pun turut merasakan duka yang mendalam sehingga sekitar pukul 19.00 WIB masih berada di RSUD DR H Soemarsono Sosroadmojo Kualakapuas.

Kejadian itu menimpa mobil iring-iringan terakhir yang terdiri dari empat mobil termasuk mobil dinas almarhum hampir mendekati jalan lintas Dadahup. Sekitar satu kilometer mobil almarhum yang ditumpangi tiga orang termasuk sopir Saidi dan Kepala Dinas Sosial Jaya, slip dan terguling masuk ke sungai tepatnya di Desa Talekung Punei kawasan perkebunan sawit PT LAK.

Akibat dari kecelakaan tersebut Kepala Dinas PUPRKP yang saat itu duduk di kursi depan serta Kepala Dinas Sosial di kursi belakang terjebak tidak bisa keluar dari dalam mobil yang terkunci. Padahal, air penuh di dalam mobil sehingga dilakukan pemecahan kaca mobil dengan mengunakan kunci ban.

Setelah kaca dipecahkan, Kepala Dinas Sosial berhasil dikeluarkan dalam keadaan masih sadar, namun Kepala Dinas PUPRKP yang terikat tali pengaman dalam keadaan lemas. (jd)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved