Berita Nasional

UU Sistem Perbukuan Siap Diberlakukan, Begini Harapan Mendikbud

Undang-undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan resmi ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

UU Sistem Perbukuan Siap Diberlakukan, Begini Harapan Mendikbud
KOMPAS IMAGES
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Undang-undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan resmi disahkan ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. Peraturan perundangan ini  diharapkan dapat mendorong literasi masyarakat.

Mendikbud Muhadjir Effendy berharap dengan undang-undang tersebut bisa menyadarkan masyarakat Indonesia pentingnya budaya literasi yang baik.

“Perlu disadari bahwa bangsa yang memiliki budaya literasi yang baik merupakan salah satu ciri bangsa yang cerdas, dan masyarakat mampu memaknai dan memanfaatkan informasi secara kritis untuk meningkatkan kualitas hidup. Pemenuhan pemilikan budaya literasi ini antara lain dapat didorong dan dikembangkan melalui ketersediaan buku yang bermutu, murah atau terjangkau, dan merata,” kata Mendikbud dalam pernyataan persnya, Rabu (16/8/2017).

Pada hari yang sama, Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan sebagai salah satu upaya memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia agar dapat menjadi kekuatan untuk membangun masa depan juga resmi disahkan oleh Presiden.

“Kebudayaan telah menjadi akar dari pendidikan kita, oleh karena itu, undang-undang pemajuan kebudayaan menekankan pada pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan agar budaya Indonesia dapat tumbuh tangguh di tengah arus deras globalisasi,” ujar Mendikbud.

Menurut Mendikbud, Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sebagai upaya melakukan revolusi karakter bangsa mendorong sinergi antara tripusat pendidikan menjadi sebuah ekosistem pendidikan.

Terdapat lima nilai karakter utama yang menjadi prioritas dalam gerakan PPK, diantaranya religius, nasionalis, integritas, mandiri serta gotong royong.

Melalui harmonisasi olah pikir, olah hati, olah rasa, serta olahraga dalam pendidikan nasional diharapkan dapat membantu generasi muda Indonesia menjawab tantangan abad ke-21 dan mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045.

Menurut Mendikbud, guru berperan penting dalam penguatan karakter.

Keberadaan guru harus mampu memberikan teladan, inspirasi dan motivasi.

Halaman
12
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved