Berita Banjarmasin

Ini Dua Sosok Paskibraka Cantik Pembawa Baki di HUT Kemerdekaan RI di Kantor Gubernur Kalsel

Syarifah Jauharah tepilih menjadi pembawa baki di dalam Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di halaman kantor gubernur Banjarmasin, Kamis (17/8).

Ini Dua Sosok Paskibraka Cantik Pembawa Baki di HUT Kemerdekaan RI di Kantor  Gubernur Kalsel
banjarmasinpost.co.id/nurcholis huda
Dua Paskibraka pembawa Baki bendara pusaka dan teks proklamasi di HUT Proklamasi RI 17 Agustus di Kantor Gubernur Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Syarifah Jauharah tepilih menjadi pembawa baki di dalam Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di halaman kantor gubernur Banjarmasin, Kamis (17/8).

Ya, Syarifah menjadi sorotan karena ia akan menjadi pembawa baki di acara pengibaran bendera merah mutih di upacara HUT ke 72 RI. Siswa SMAN1 Tajung tersebut didapuk menjadi pembawa baki menjadikan dirinya spesial, karena dianggap mempunyai nilai lebih. Selain memiliki wajah yang berparas cantik. Perempuan kelahiran Amuntai 29-10-2000 tersebut juga dinilai cekatan oleh pembimbingnya.

Selain Syarifah juga ada pembawa baki terpilih untuk penurunan bendara merah putih. Siswi itu adalah dari SMAN Banua yang bernama Qurratu A'yun. Baik Syarifah maupun Qurratu A'yun sudah siap 100 persen dan berjanji akan melakukan tugas dengan sebaik baiknya.

"Selama 20 hari dikarantina bagi saya terasa cepat. Saya melakukan persiapannya dengan serius selalu latihan dan latiha. Bahkan sehari tiga kali latihan. Karena semakin sering latihan maka akan semakin mantap untuk pelaksanaan hari H," kata Syarifah Jauharah.

Menurut dia, dirinya harus sampai hafal jangan sampai ada salah. "Memang ada gugup akan tetapi saya juga dilatih mental dan fakus sehingga saya harus percaya diri. Karena ini pengalaman pertama bagi saya, karena itu saya tidak akan sia siakan dan saya akan melakukan tugas saya sebaik mungkin. Mohon doanya saja," terang perempuan yang punya tinggi badan 165 sentimeter tersebut.

Senada dengan Qurratu A'yun yang mengaku juga baru kali ini didapuk menjadi pembawa baki. Baginya selama latihan hal yang tersulit adalah adalah naik tangga, karena langkah per langkah harus terhitung, dan tetap harus kontrol senyum, jika gagal maka bisa jadi jatuh. "Itu terus saya lakukan dan perbaiki kesalahan kesalahan yang ada," terang anak dari Irhamsyah Safari ini.
Dia menyebutkan selama karantinya juga diajarkan tentang wawasan kebangasaan dan bela negara, kedispilnan dan kebersamaan.

Total ada sebanyak 39 dar 13 kabupaten kota siswa siswi yang dipilih secara khusus. Mereka dipilih dari kabupaten kota dan diberi kepercayaan untuk menjadi pasukan penbgibar bendera merah putih. (*).

Biodata Singkat:
Nama=Syarifah Jauharah
Sekolah=SMAN 1 TANJUNG
TLL=AMUNTAI-29-10-2000
Anak ke 3 dari 5 saudara,
Nama orang tua= sulaiman daud al hadad
Dan siti julaiha
Cita citanya polwan atau kowat.
Hobi olahraga.

Nama : Qurratu A'yun
Sekolah: SMAN Banua
TTL : Banjarmasin, 28 november 2001
Anak ke 3 dari 3 bersaudara
Nama ortu: Irhamsyah Safari dan Siti Asliani
Hobi : mendengarkan musik.

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help