BPost Edisi Cetak

Waduh, Tak Hanya Kasus Sabu, Oknum Satpol PP Ini Juga Terlibat Sindikat Pengganjal Mesin ATM

Masih ingat dengan Abdurrahman alias Durahman, oknum Satpol PP Pemko Banjarmasin yang tertangkap lantaran tersandung kasus sabu oleh Satresnarkoba

Waduh, Tak Hanya Kasus Sabu, Oknum Satpol PP Ini Juga Terlibat Sindikat Pengganjal Mesin ATM
metro banjar

 BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Masih ingat dengan Abdurrahman alias Durahman, oknum Satpol PP Pemko Banjarmasin yang tertangkap lantaran tersandung kasus sabu oleh Satresnarkoba Polres Banjar sepekan yang lalu?

Durahman ternyata juga terlibat sindikat pengganjal mesin anjungan tunai mandiri (ATM), yang merugikan seorang nasabah bank hingga puluhan juta rupiah. Aksinya tersebut berhasil diungkap anggota gabungan Unit Reskrim Polsek Gambut, Resmob Polres Banjar dan Resmob Polda Kalsel.

Informasi diperoleh, terungkapnya kejahatan tersebut berawal atas laporan seorang warga Mataraman, Kabupaten Banjar, Misbah, Kamis (10/8) pagi. Korban yang saat itu bermaksud hendak menarik uang tunai di mesin ATM Mandiri di Jl A Yani km 14 atau SPBU Gambut. Tiba-tiba kartu ATM-nya tidak bisa keluar atau terganjal di mesin uang.

Saat itu datang tiga orang laki-laki yang seolah hendak menggunakan ATM tersebut dan kemudian menawarkan bantuan kepadanya. Misbah yang merasa panik, menerima tawaran tersebut. Namun selang beberapa saat setelah kartu ATMnya berhasil dikeluarkan pria yang tidak dikenalnya, kartu malah tidak bisa digunakannya, meski sudah memasukkan nomor pin.

Misbah kemudian bermaksud mencari tiga pria tersebut, tapi sudah tidak ditemuinya lagi. Atas kejadian itu pula, Misbah langsung melaporkannya ke Mapolsek Gambut.

Berdasarkan penelusuran petugas, uang korban sudah raib senilai Rp 65 juta di rekening banknya. Uang tersebut kemudian berpindah tangan ke rekening seorang perempuan yang berinisial SA.

Tapi, saat petugas melakukan pengejaran terhadap SA, ia diketahui hanya sebagai korban atau kambing hitam atas tindak pidana para tersangka. SA sengaja diminta seorang sindikat pengganjal ATM, Durahman untuk membuka dan membuat rekening beserta ATM-nya, dengan dalih meminta tolong dan iming-iming uang terimakasih.

 Selengkapnya baca Metro Banjar edisi cetak Sabtu (19/8/2017) atau klik http://banjarmasinpost.co.id

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help