Kriminalitas Balangan

Warga Desa di Tebing Tinggi Dikabarkan Dirampok dan Dibunuh, Saat Didatangi ke Lokasi, Ternyata?

Kabar tersebut didapatkan sewaktu Jawiyah berada rumah orangtuanya di Desa Mesjid Hilir pukul 10.30 Wita dari masyarakat yang ramai membicarakan.

Warga Desa di Tebing Tinggi Dikabarkan Dirampok dan Dibunuh, Saat Didatangi ke Lokasi, Ternyata?
Polres Balangan
Pihak kepolisian saat kroscek kel apangan terkait info pembunuhan dan perampokan di Tebing Tinggi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Warga Desa Simpang Nadong, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan sempat dibuat geger. Ini karena adanya informasi perampokan serta pembunuhan di wilayah tersebut.

Namun, setelah dikroscek pada Sabtu (19/8/2017) sekitar pukul 12.00 Wita oleh pihak kepolisian Balangan, ternyata kabar tersebut tidak benar alias hoax.

Informasi dihimpun, kabar hoax perampokan serta pembunuhan itu menimpa seorang lelaki bernama Dian yang merupakan suami Jawiyah. Dian dikabarkan telah dirampok dan dibunuh di pondok yang berada di ladang.

Kabar tersebut didapatkan sewaktu Jawiyah berada rumah orangtuanya di Desa Mesjid Hilir pukul 10.30 Wita dari masyarakat yang ramai membicarakan.

Setelah adanya kabar tersebut, Yuni yang merupakan anak Jawiyah mengecek ke lokasi dimana ayahnya ternyata masih berada di ladang sedang membersihkan ladang dan dalam keadaan sehat walafiat.

Hasil pengecekan mengenai informasi adanya perampokan dan pembunuhan dipimpin oleh Kabag Ops, didampingi Kasat Reskrim, Kasat Intel, Kapolsek Awayan, Kanit Res Polsek Awayan serta piket fungsi itu tidak benar atau berita bohong.

Kapolsek Awayan Kapolsek Awayan Iptu Agus Sulistiyo, membenarkan telah terjadi kabar hoax di Tebing Tinggi tentang pembunuhan dan perampokan.

Menurutnya sampai dengan laporan ini, team dari Polres tetap menggali info terkait siapa yang menginfokan pertama kali adanya perampokan dan pembunuhan tersebut.

"Selain minta informasi juga disampaikan ke masyarakat agar tetap menjaga sitkamtibmas dengan tidak membuat berita yang tidak benar supaya tidak terjadi dimasyarakat info yang menyesatkan," ujarnya.

Penulis: Elhami
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help