Berita Tapin

Raperda Rokok di Tapin Ada Sanksi Kurungan

DPRD Tapin sedang membahas rancangan peraturan daerah (raperda) Kawasan Tanpa Rokok, Senin (21/8/2017)

Raperda Rokok di Tapin Ada Sanksi Kurungan
banjarmasinpost.co.id
DPRD Tapin bahas raperda kawasan tanpa rokok di Kabupaten Tapin, Senin (21/8/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Tinggal beberapa bulan lagi Pemda Tapin bakal memiliki Perda Kawasan Tanpa Rokok.

DPRD Tapin  sedang membahas rancangan peraturan daerah (raperda) Kawasan Tanpa Rokok, Senin (21/8/2017).

Dalam rancangan perda itu banyak sekali kawasan yang masuk dalam kawasan bebas rokok diantaranya di sekolah, pelayanan kesehatan, kantor pemerintah/swasta dan tempat ibadah.

Raperda itu juga mencantumkan sanksi bagi pelanggarnya, mulai sanksi administratif hingga sanksi kurungan atau denda.

Masih dalam rancangan perda itu, bagi seseorang yang merokok di area kawasan tanpa rokok itu akan dikenakan pidana kurngan tiga hari atau denda Rp 50 ribu sampai Rp 1 Juta.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Tapin H Errani Martin, perda itu kemungkinan rampung tahun ini. Setelah rampung akan dibuatkan peraturan bupati. Raperda itu hak inisiatif dewan, jelas Martin.

Kemudian pada tahun depan akan disosialisasikan dan pada 2019 akan mulai diterapkan sanksi bagi pelanggarnya, jelas Errani Martin kepada BPost online. (*)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help