Berita Hulu Sungai Tengah

621.449 Warga Banua Anam Sudah Peserta BPJS Kesehatan, Kabupaten Ini Terbanyak Biayai Warga Miskin

BPJS Kesehatan Cabang Barabai, meliputi wilayah Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan dan Tabalong.

621.449 Warga Banua Anam Sudah Peserta BPJS Kesehatan, Kabupaten Ini Terbanyak Biayai Warga Miskin
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
BPJS Kesehatan Cabang Barabai, saat Public Expose Capaian Program JKN KIS terhadap dampak perekonomian Indonesia, Selasa (22/8/2017) di Kantor BPJS Kesehatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARARAI - Sejak sistem jaminan kesehatan nasional (JKN) diselenggarakan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Soasial (BPJS) Kesehatan yang mulai berlaku pada Januari 2014.

Kepala PBPJS Kesehatan Cabang Barabai, Sugiyanto didampingi Kepala Bidang SDM dan Komunikasi Publik, Haris Fadilah serta Kabid Perluasan Peserta, Susilowati dan jajarannya menyatakan, sampai 30 Juni 2017, jumlah peserta BPJS Cabang Barabai mencapai 621.499 jiwa dari total populasi penduduk di Banua Anam, yang mencapai 1.291963.

BPJS Kesehatan Cabang Barabai, meliputi wilayah Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan dan Tabalong.

Sugiyanto menjelaskan, total jumlah peserta BPJS Kesehatan tersebut, termasuk di dalamnya peserta yang diintegrasikan dengan program JKN-KIS oleh masing-masing Pemkab, dimana HSS menjadi kabupaten terbanyak membiayai warga miskinnya menggunakan biaya APBD, yaitu 13.701 jiwa.

Kemudian disusul HSU 11.911, HST 11.301, Tapin 10.499, Tabalong 8.340 dan Balangan 825 jiwa. "Kemungkinan masih akan bertambah, pada Agustus ini," kata Sugiyanto.

Disebutkan, pertumbuhan jumlah peserta dibarengi penambahan fasilitas kesehatan yang bekerja sama, baik puskesmas maupun rumah sakit pemerintah maupun swasta.

"Kami telah bermitra dengan 167 Faskes tingkat pertama (FKTP) terdiri 94 puskesmas, 45 dokter praktek perorangan, 13 dokter praktek gigi perorangan serta tiga klinik pratama. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) terdiri enam rumak sdakit, tujuh IFRS untuk pelayanan obat kronis, tujuh apotek serta 13 optik se-banua Anam," jelasnya.

Pihak BPJS Kesehatan, lanjut dia, layak menyampaikan penghargaan kepada para pemerintah daerah, atas dukungan mereka menyukseskan progran JKN KIS.

Ke depan, pihaknya berharap peran pemerintah daerah makin optimal, tak hanya dari sisi komitmen dalam bentuk pembayaran, perluasan akses pelayanan melalui faskes, tapi juga dari sisi kualitas pelayanan kesehatan, agar derajat kesehatan masyarakat meningkat.

Termasuk memperkuat regulasi terkait kepatuhan pengusaha dan masyarakat dalam kepesertaan JKN KIS. Cakupan kepesertaan yang makin luas, jelas Sugiyanto untuk merealisasi cakupan semesta 2019 mendatang, dimana seluruh warga indonesia sudah menjadi peserta JKN-KIS.

BPJS Kesehatan Cabang Barabai, telah melakukan inovasi untuk memenuhi target tersebut. Antara lain mempermudah pendaftaran peserta mandiri melalui care center 1500-400, sitem dropbox di kantor cabang, kantor kelurahan, serta kantor Kecamatan, melalui kader JKN.

Juga pendaftaran melalui aplikasi Mobile JKN, yang bisa diunduh via App Store untuk IOS dan Play Store, untuk smartphone berbasis android. "Pendaftaran melalui mitra kerja, juga sedang dikembangkan dengan membuka point of Service di pusat perbelanjaan seperti Mall.

Sugianto pun mengingatkan masyarakat Banua Anam yang belum menjadi peserta BPJS agar segera mendaftar sebagai warga negara yang baik. Hal itu, kata dia untuk mencegahj risiko beban biaya tinggi saat sakit.
"Kepertaan seluruh masyarakat, wujud gotong royong atau sedekah bagi saudara kita yang membutuhkan," katanya.

Bagi yang sudah menjadi peserta mandiri, taat membayar iuaran, menghindari kartu tidak aktif, serta pengenaan denda dalam kasus rawat inap.

"Terakhir, meski punya kartu BPJS menjalankan pola hidup sehat lebih baik, agar terhindar dari penyakit berat dan menahun serta penyakit degeneratif seperti kanker," pungkasnya.

Penulis: Hanani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help