Berita Hulu Sungai Selatan

Kebakaran Lahan Muncul Senin, Baru Padam Selasa, Begini Perjuangan Polisi Ikut Memadamkan Api

"Kami saling bahu membahu memadamkan sumber api. Semoga titik api tidak menyebar ke kawasan lain," lanjutnya.

Kebakaran Lahan Muncul Senin, Baru Padam Selasa, Begini Perjuangan Polisi Ikut Memadamkan Api
Polres HSS
Tim Penanggulan Karhutla di HSS dan Polsek Daha Selatan melakukan pemadaman api. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Titik api kembali muncul di Wilayah Hulu Sungai Selatan (HSS). Dua titik api muncul di Desa Muning Dalam Kecamatan Daha Selatan dan Desa Siang Gantung Kecamatan Daha Barat.

Anggota Polsek Daha Selatan bersama dengan masyarakat sekitar dan dibantu tim penanggulangan Karhutla baik tingkat Kecamatan dan Kabupaten HSS berjuang untuk memadamkan sumber air.

Semak belukar yang kering membuat api cepat menyebar. Sehingga proses pemadaman api terus dilakukan. Mereka bekerja sama dan bahu membahu melakukan pembasahan lahan yang terbakar.

Titik api yang mulai muncul pada Senin (21/8/2017) siang baru bisa dipadamkan, Selasa (22/8/2017) hingga pukul 02.00 dini hari.

Kapolsek Daha Selatan, Ipda I Putu Suardika mengatakan, titik api sudah bisa diminimalisir di wilayah Daha Selatan dan Daha Barat.

"Alhamdulillah sumber api sudah berhasil dipadamkan untuk Desa Muning Dalam dan Desa Siang Gantung," katanya, Selasa (22/8/2017).

Dikatakannya, proses pemadaman api melibatkan BPK dari Daha, BPBD HSS, BPK PT SAM dan tim penanggulan Karhutla di Kecamatan Daha Selatan dan Daha Barat.

"Kami saling bahu membahu memadamkan sumber api. Semoga titik api tidak menyebar ke kawasan lain," lanjutnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak sembarangan membuang putung rokok atau sejenisnya saat musim kemarau seperti ini.

Semak-semak yang kering mudah terbakar bila ada sumber api. Untuk itu, warga Daha diingatkan dan saling mengingatkan agar tidak melakukan pembakaran lahan di musim kemarau.

Penulis: Aprianto
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help