BanjarmasinPost/
Home »

Video

Berita Kabupaten Banjar

NEWSVIDEO: Lakun Si Abu SMPN 1 Martapura Sukses Menggelitik Penonton

Keduanya tertawa gemas menyaksikan gerak lincah melompat, berguling serta wajah mirip monyet abu-abu yang dipertontonkan mereka benar-benar mirip kera

BANJARMASINPOST. CO. ID. MARTAPURA - Nurjanah, Salwa Nadira, Umriah, Siti Sa'diah dan Alisa Aulia Fitri membuat Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan Bupati Banjar H Khalilurrahman, Ketua DPRD Banjar H Rusli dan pejabat yang hadir di puncak peringatan hari Jadi ke 67 Kabupaten Banjar berdecak kagum, Selasa (22/8/2017).

Keduanya tertawa gemas menyaksikan gerak lincah melompat, berguling serta wajah mirip monyet abu-abu yang dipertontonkan mereka benar-benar mirip dengan hewan aslinya yakni kera abu-abu.

Tangan mereka sesekali menggaruk perut disertai dengan suara melengking kera abu-abu membuat semua tamu undangan antusias menyaksikan mereka.

Demikian pula, Ketua TP PKK Kalsel Raudatul Jannah Shabirin Noor dan ketua TP PKK Banjar Hj Raudhatul Wardiyah serta istri pejabat yang hadir di gelaran puncak peringatan hari jadi ke 67 itu juga tersenyum geli melihat tingkah kelima siswa tersebut.

Mereka berlima ini adalah grup tari yang terdiri dari siswi SMPN 1 Martapura. Tari yang mereka bawakan berjudul Lakun Si Abu. Perlu waktu tujuh bulan untuk menguasai gerakan-gerakan lincah mirip si kera Abu-Abu.

Tarian itu diciptakan oleh Hilmina spd dan Gusti Dia Afifah guru SMPN 1 Martapura. Tarian itu pula, yang mengantar mereka menjuarai Festival lomba Seni (FLS) tingkat Kabupaten dan Provinsi. Mereka bakal mewakili Kalsel di even FLS tingkat nasional. "Kami akan berangkat September ini ke Surabaya untuk mewakili Kalsel dalam even FLS tingkat nasional di Surabaya," kata Umriah terlihat terengah usai membawakan tarian energik tersebut.

Menurut Hilmina tarian itu dia ciptakan sengaja untuk mengikuti gelaran Festival Lomba Seni (FLS) tingkat nasional yang tahun ini digelar di Surabaya. Tiap tahun, gelaran FLS membawa tema yang berbeda-beda. Tahun ini, temanya mengenai hewan. Karena itu, Dia memilih hewa kera abu-abu.

"Tarian ini, menceritakan tingkah sehari-hari Kera Abu-Abu. Di dalamnya juga ada pesan agar manusia juga menyayangi hewan,"kata terang guru pembina grup tari ini. Dia bersyukur melalui tarian ini kelima siswi yang dibinanya lolos dalam tahap seleksi baik di tingkat Kabupaten maupun provinsi.

Mereka selanjutnya akan mewakili Provinsi Kalsel untuk berlomba di even nasional yang digelar di Surabaya. "Mudah-mudahan dengan tarian ini mereka bisa berprestasi di tingkat nasional. Tarian ini, cukup energik perlu stamina yang bagus untuk membawakannya," terangnya. (Banjarmasin Post/Hari Widodo)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help