Kriminalitas Balangan

Jual Zenith di Salon, Bunda Dibekuk Reskrim Polres Balangan, Ini Kronologisnya

Bunda ditangkap di rumah Salon Bunda miliknya tepatnya di Desa Sungai Ketapi RT 02 Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan.

Jual Zenith di Salon, Bunda Dibekuk Reskrim Polres Balangan, Ini Kronologisnya
Halaman 1 Harian Metro Banjar Edisi Cetak Rabu (23/8/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Norifansyah alias Bunda (54) tak bisa lagi mengelak saat Satuan Res Narkoba Polres Balangan mengamankan dirinya akibat kedapatan menjual obat daftar G. Ya, Bunda memanfaatkan pekerjaannya sebagai salon (tukang potong rambut) untuk berjualan pil jin tersebut, namun karena kecurigaan masyarakat akhirnya bisnis sampingannya tersebut ketahuan.

Informasi berhasil dihimpun, Bunda ditangkap di rumah Salon Bunda miliknya tepatnya di Desa Sungai Ketapi RT 02 Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan.

Adapun kronologi pengungkapannya berawal pada hari Sabtu (19/8) anggota dari Sat Resnarkoba Polres Balangan mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di Salon Bunda yang beralamat di Desa Sungai Ketapi RT 2, Kecamatan Paringin, Balangan sering terjadi transaksi obat-obatan terlarang.

Selanjutnya, pihak kepolisian dari Sat Resnarkoba Polres Balangan melakukan penyelidikan, kemudian pada hari Senin (21/8) sekira jam 13.45 Wita pihak kepolisian dari Sat Resnarkoba Polres Balangan mengamankan seorang perempuan yang berinisial JM yang baru keluar dari Salon Bunda.

Kabag Humas Polres Balangan Aiptu Piktrus mengatakan, pada saat dilakukan penggeledahan terhadap perempuan tersebut, ditemukan 10 butir obat daftar G jenis Carnophen Zenith Pharmaceuticals.

Lebih lanjut pada saat setelah diinterogasi didapat pengakuan bahwa 10 butir obat tersebut baru membeli dari Norifansyah alias Bunda di salon tersebut.

“Kemudian kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polres Balangan melakukan penangkapan terhadap pelaku dan melakukan penggeledahan di Salon (TKP) tersebut hingga ditemukan barang bukti berupa obat daftar G jenis Carnophen Zenith Pharmaceuticals dan uang hasil penjualan,” ujarnya.

Menurut Piktrus barang bukti yang diamankan berupa 199 butir obat daftar G jenis Carnophen Zenith Pharmaceuticals.

Uang tunai sebesar Rp 490.000, satu buah toples merek Cornelius warna hijau dengan tutup warna kuning, 1 buah handphone merek Nokia Type N110 warna hitam, dan 43 lembar plastik klip warna bening, serta satu buah kantong plastik warna hitam.

“Pelaku dikenakan tindak pidana Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam ketentuan UU RI Nomor 36 Tahun 2009, Selanjutnya tersangka beserta barang bukti diamankan ke Polres Balangan untuk penyidikan lebih lanjut,” tutupnya.(elh)

Baca Lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Cetak Rabu (23/8/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved