Kriminalitas Kotabaru

Satu Pelaku Perampokan Bersenjata Api di Kotabaru Dibekuk di Sungai Durian, Satu Pelaku Buron

Hampir sebulan menjadi buron jajaran Polres Kotabaru, Ujal salah satu dari dua tersangka perampokan akhirnya dibekuk tim Buru Sergap (Buser), Selasa.

Satu Pelaku Perampokan Bersenjata Api di Kotabaru Dibekuk di Sungai Durian, Satu Pelaku Buron
Halaman 1 Harian Metro Banjar Edisi Cetak Kamis (24/8/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Hampir sebulan menjadi buron jajaran Polres Kotabaru, Ujal salah satu dari dua tersangka perampokan akhirnya dibekuk tim Buru Sergap (Buser), Selasa (22/8) sekitar pukul 04.00 Wita.

Ujal salah seorang di antara pelaku perampokan bersenjata yang terjadi sebulan lalu, berhasil diciduk di rumah adat dayak, Jalan Simpang Jaya, RT 1, Desa Gendang Timburu, Sungai Durian.

Persembuyian Ujal terungkap berkat hasil penyelidikan tim buser yang dipimpin Ipda I Gede Bagus A, dibantu anggota Polsek Kelumpang Barat.

Sementara teman Ujal yaitu, Halus yang terlibat langsung dalam aksi tersebut masih dalam penyelidikan petugas gabungan.

“Saat ini satu pelaku berhasil diamankan. Teman pelaku Halus masih dalam penyelidikan setelah sebelumnya dilakukan interogasi dengan temannya sesama pelaku,” jelas Kabag Ops Polres Kotabaru Kompol Arief Prasetya Sik, kemarin.

Menurut Arief, Ujal salah satu pelaku berhasil diringkus terkait aksi di toko milik Nurgazali Rahman, Desa Bungkukan, RT 10, Kecamatan Kelumpang Barat pada 21Juli 2017 lalu.

Berawal ketika Nurgazali dan keluarganya sedang terlelap tidur, istri korban tiba-tiba terbangun karena mendengar suara dobrakan pintu rumahnya.

Mendengar suara pintu didobrak, isteri korban kemudian membangunkan korban yang lalu keluar kamar dan melihat pintu belakang sudah terbuka.

Korban juga melihat dua orang palaku sudah berada dalam rumah. Salah satu dari mereka membawa membawa parang yang disematkan di dada. Sedangkan satu pelaku lagi membawa senjata api rakitan jenis pistol.

Ditambahkan Arief, melihat kedua pelaku berada dalam rumah, korban sempat melakukan negosiasi. Mengingat keselamatan keluarga korban yang terancam.

Secara tiba-tiba korban berusaha melawan dengan mendorong kedua pelaku keluar pintu. Bersamaan waktu itu beruntung korban tidak tertembak, karena saat itu pelaku yang memegang senjata rakitan sempat menembakkannya, namun tidak mengenai korban.

Hanya kedua pelaku sempat memukul korban beberapa kali, sebelum korban berhasil mendorongnya keluar pintu, sehingga  kedua pelaku melarikan diri.

Sementara korban mengalami luka sobek di kepala bagian kiri akibat dipukul salah satu pelaku menggunakan gagang pistol.

“Atas kejadian itu korban juga mengalami kerugian sebesar Rp 3 juta dan sebuah handphone merek Nokia,” tandas Arief. (sah)

Baca Lengkapi di Harian Metro Banjar Edisi Cetak Kamis (24/8/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help