BanjarmasinPost/

Komunitas

Pria Ini Senang Membantu Komunitas Gowes yang Datang ke Desanya, Alasannya Mengejutkan

Sambil gowes santai, beberapa perwakilan BPCC melakukan silaturahmi langsung ke pekerja dan pemilik feri H Itai di rumahnya di Desa Jalak I

Pria Ini Senang Membantu Komunitas Gowes yang Datang ke Desanya, Alasannya Mengejutkan
Banjarmasinpost.co.id/Didik Triomarsidi
Perwakilan BPCC melakukan silaturahmi langsung ke pekerja dan pemilik feri H Itai di rumahnya di Desa Jalak I RT 18, Anjir Subarjo Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Gowes Bersama (Gober) 46 dalam rangka HUT ke-46 Banjarmasin Post yang dihelat beberapa waktu lalu berjalan sukses dan lancar.

Sebanyak 130 komunitas mengaku puas dengan trek yang disajikan penyelenggara.

Dari seluruh rangkaian acara ada satu hal yang tidak dilupakan pihak panitia penyeleggara, Banjarmasin Post Cycling Community (BPCC) yakni dukungan kapal feri yang melakukan penyeberangan sungai bagi para peserta.

Untuk memberikan penghargaan kepada yang semua pihak yang ikut membantu panitia kembali mendatangi pekerja dan pengusaha feri di dermaga feri Anjir Subarjo Barito Kuala, Sabtu (19/8/2017) pagi.

Sambil gowes santai, beberapa perwakilan BPCC melakukan silaturahmi langsung ke pekerja dan pemilik feri H Itai di rumahnya di Desa Jalak I RT 18, Anjir Subarjo Batola.

"Alhamdulillah, berkat bantuan H Itai juga acara ini berjalan sukses dan lancar. Kita datang untuk bersilaturahmi sekaligus bersilaturahmi," kata Ketua Tim Kerja Gober 46 BPOST, Fachmi Noor.

H Itai pantas diberikan apresiasi sebab tanpa pamrih dan bayaran ketika even berlangsung H Itai menyiapkan minuman dan makanan ringan bagi peserta.

Tidak hanya itu saja H Itai dan pekerjanya juga ikut membantu petugas Satpoliarud untuk membantu peserta menggunakan feri penyeberangan.

Terpisah, H Itai mengaku senang bisa membantu kegiatan pegowes yang selalu menggunakan jasa feri penyeberangannya ketika melakukan aktivitas.

"Hampir setiap minggu para pegowes selalu menggunakan jasa feri ini. Saya ikut senang sebab dengan adanya kegatan gowes ini desa kami yang biasanya jarang dilalui orang kini mulai ramai," kata tokoh masyarakat setempat ini.

H Itai menambahkan dirinya juga meminta khusus kepada pekerjanya untuk selalu memberikan pelayanan yang ramah bagi pegowes yang menggunakan feri.

H Itai menjelaskan usaha feri penyeberangan ini dia rintis sejak 2012 lalu. Awalnya ingin membantu warga agar memiliki akses untuk melakukan penyeberangan.

"Kini dengan maraknya even sepeda, feri saya juga ikut ramai dan ekonomi warga juga meningkat dimana jualan kue dan minuman mereka jadi banyak pembeli," pungkas dia.

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help