Berita Banjarmasin

Kondisi Orok Saat Ditemukan di Saluran Air Depan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin

Orok yang ditemukan di saluran air kawasan Kayutangi Banjarmasin itu berjenis kelamin laki-laki.

Kondisi Orok Saat Ditemukan di Saluran Air Depan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Orok yang ditemukan di saluran air kawasan Kayutangi Banjarmasin itu berjenis kelamin laki-laki.

Saat ditemukan di selokan ber air itu, terlihat masih ada ari-arinya. Diduga bayi itu baru dilahirkan.

Sebelum nya, kegegeran terjadi di kawasan Jalan H Hasan Basri Kayutangi Banjarmasin Utara, Minggu (27/8/2017) pagi.

Ditemukan orok di saluran air depan Universitas Lambung Mangkurat, yang mana diduga bayi itu baru dilahirkan.

Saat ditemukan, kondisinya sudah tak bernyawa lagi.

Warga yang menikmati minggu pagi langsung geger dengan adanya penemuan mayat bayi itu.

Orok bayi yang ditemukan di saluran air depan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

Hal itu untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Perihal penemuan bayi ini pun dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Belum diketahui siapa orang yang begitu tega membuang bayi di selokan tersebut.

Warga yang melihat penemuan orok di depan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, menyayangkan apa yang telah dilakukan oleh seseorang yang telah membuang bayi tersebut.

Banyak warga juga yang mencurahkan ibanya melalui media sosial perihal bayi yang dibuang di selokan itu. Tak sedikit juga yang menghujat ulah pembuang bayi.

Banyak warga yang berharap, aparat kepolisian cepat mengungkap perihal siapa yang membuang bayi tersebut.

Terkait ini, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana mengatakan dirinya pun sudah mendapat laporan dari anggota terkait penemuan bayi tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan di lapangan perihal penemuan orok tersebut," kata Kapolresta Banjarmasin. (BANJARMASINPOST.co.id/fadly setia rahman)

Penulis: M Fadli Setia Rahman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help