Kriminalitas Hulu Sungai Tengah

Melawan Saat Dirazia Polisi, Penyetrum Ikan Tewas Ditembak

Patroli dibagi menjadi dua tim. Tim 1 pimpin oleh Bratu Pendegla sedangkan Tim 2 dipimpin oleh Bripka Herlambang.

Melawan Saat Dirazia Polisi, Penyetrum Ikan Tewas Ditembak
banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
Ilustrasi Alat penyetrum ikan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Dua penyetrum ikan di Perairan Kayu Rabah Kecamatan Pandawan Hulu Sungai Tengah (HST) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, Selasa, (29/8/2017).

Berdasarkan data yang dihimpun, satu penyetrum tewas setelah menjalani perawatan di RS Damanhuri Barabai. Sementara satu korban masih selamat.

Korban yang tewas atas nama Arbain warga Desa Sungai Buluh. Satu lagi tekannya atas nama Iberahim yang mengalami luka dibagian paha.

Peristiwa penembakan dilakukan saat tim gabungan melakukam giat razia sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu Pol Airud Balimau melaksanakan patroli dengan dibantu warga sekitar.

Patroli dibagi menjadi dua tim. Tim 1 pimpin oleh Bratu Pendegla sedangkan Tim 2 dipimpin oleh Bripka Herlambang.

Pada pukul 11.00 Wita. Tim 1 yang dipimpin oleh Bratu Pendegla bertemu dengan sekelompok warga yang melakukan penyetruman ikan sehingga Bratu Pendegla memberikan tembakan peringatan.

Para penyetrum yang jumlahnya perkirakan mencapai 30 orang justru melakukan perlawanan.

Dua orang penyetrum yang ditembak mengangkat parang bermaksud menyerang petugas yang hanya berjarak dua meter.

Kasat Reskrim Polres HST AKP Fadillah membenarkan dengan peristiwa yang terjadi di Perairan Kayu Rabah.

"Saat ini masih dilakukan penyelidikan dan keterangan saksi. Penembakan yang dilakukan petugas karena pelaku penyetrum ikan melawan setelah dilepaskan tembakan peringatan," katanya.

Penulis: Aprianto
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help