Berita Tabalong

Tim Ahli Periksa Kualitas Bangunan Kerangka Proyek PLTU yang Roboh, Hasilnya?

Dari informasi yang didapat, pemeriksaan dilakukan Unit II Tipidter Satreskrim Polres Tabalong yang dipimpin Kasatreskrim AKP Mars Suryo Kartiko.

Tim Ahli Periksa Kualitas Bangunan Kerangka Proyek PLTU yang Roboh, Hasilnya?
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Pemeriksaan kerangka proyek PLTU Tanjung yang roboh saat pengerjaan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG- Pendalaman untuk mengetahui penyebab robohnya bangunan berbentuk kerangka di lokasi proyek pembangunan PLTU 2x100 PT Tanjung Power Indonesia (TPI), Mabuun, masih dilakukan Satreskrim Polres Tabalong.

Salah satu cara yang dilakukan dengan membawa tim ahli ke lokasi reruntuhan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kontruksi bangunan, Selasa (29/8) siang sekitar pukul 11.00 wita.

Dari informasi yang didapat, pemeriksaan dilakukan Unit II Tipidter Satreskrim Polres Tabalong yang dipimpin Kasatreskrim AKP Mars Suryo Kartiko.

Saat itu petugas membawa serta ahli dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tabalong.

Tujuannya melakukan olah TKP lanjutan terhadap robohnya konstruksi bangunan vooling tower atau menara pendingin di areal Project PLTU Kalsel-1 Jln Trans Kalsel-Kaltim Gunung Batu Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak.

Saat itu tim ahli bersama penyidik melihat desain konstruksi bangunan, spesifikasi kualitas dan kuantitas bangunan, serta SOP pemasangan material bangunan.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Kasatreskrim AKP Mars Suryo Kartiko, membenarkan, pihaknya datang bersama ahli datang ke lokasi insiden runtuhnya bangunan.

Tujuannya untuk memeriksa kembali TKP, mengumpulkan barang bukti dan mencari penyebab robohnya bangunan tersebut.

"Selanjutnya tinggal menunggu hasil dari pihak saksi ahli guna penyidikan lebih lanjut," katanya.

Diberitakan sebelumnya, bangunan berbentuk kerangka di lokasi pengerjaan proyek pembangunan PLTU 2x100 PT Tanjung Power Indonesia (TPI) di kawasan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, roboh, Senin (21/8) siang sekitar pukul 13.30 wita.

Kerangka yang berbahan plastik padat dengan ketinggian sekitar 11 meter ini di lokasi cooling tower ini ambruk saat beberapa pekerja masih ada yang beraktivits untuk melakukan perakitan.

Akibat kejadian itu diperoleh informasi ada karyawan yang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Dari data dihimpun, pengerjaan kerangka yang roboh itu dilakukan pekerja dari sub kon PT Hein Global Utama yakni PT Triba Jaya Enginerring (TJE) untuk perakitan dan PT Hans Jaya bagian pondasi. (*)

Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help