Wacana Gambut Raya

H Abidinsyah Kaget: Klaim Empat Kecamatan di Google Maps dan Wikipedia Dilakukan Pendukung

Mantan Kepala BKD Banjar itu mengaku tidak mengetahui isi situs tersebut. Dia mengakui, panitia pembentukan Gambut Raya memiliki website sendiri.

H Abidinsyah Kaget: Klaim Empat Kecamatan di Google Maps dan Wikipedia Dilakukan Pendukung
Halaman 1 Harian Banjarmasin Post Edisi Cetak Kamis (31/8/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Munculnya klaim empat Kecamatan Kabupaten Banjar bagian dari Kabupaten Gambut Raya di situs Wikipedia maupun Google maps justru mengejutkan H Pangeran Abidinsyah, ketua penuntutan pembentukan Kabupaten Gambut Raya.

Mantan Kepala BKD Banjar itu mengaku tidak mengetahui isi situs tersebut. Dia mengakui, panitia pembentukan Gambut Raya memiliki website sendiri. Tetapi, tidak ada mengklaim empat kecamatan berada di Kabupaten Gambut Raya.

“Kami tidak ada membuat itu. Malah kami nggak enak belum apa-apa kok sudah ada muncul seperti itu,” katanya.

Abidinsyah menduga informasi tersebut dibuat oleh orang-orang yang selama ini mendukung gerakan mereka membentuk pemekaran wilayah Gambut Raya. Sehubungan dengan itu, pihaknya akan menelusuri siapa yang membuat informasi itu dan akan berupaya meluruskan informasi tersebut.

Saat ini, gerakan pembentukan Kabupaten Gambut Raya terus berjalan. Pihaknya, masih menyiapkan bahan yang diperlukan untuk melaksanakan musyawarah besar (mubes) seperti penelitian akademik terhadap enam Kecamatan Kabupaten Gambut Raya yakni Gambut, Kertak Hanyar, Tatah Makmur, Aluh-Aluh, Beruntung Baru dan Sungai Tabuk.

“Kalau sudah ada secara akademik penelitian barulah kami bawa itu ke mubes. Saat ini, sudah ada lima perguruan tinggi di antaranya UGM, termasuk ULM yang menawarkan untuk melakukan penelitian,” ujarnya.

Terpisah, Jum’ani, anggota DPRD Banjar yang merupakan salah satu pendukung terbentuknya Kabupaten Gambut Raya yakin dengan potensi besar di wilayah tersebut. Alasan politi PKS itu, enam kecamatan di Gambut Raya ini akan lebih maju.

“Kalau sekarang kita lihat saja ketimpangan pembangunan. Lihat saja, bagaimana Aluh-Aluh, Beruntung Baru dan desa-desa lainnya sangat tertinggal,” katanya.

Dia meyakinkan wacana Gambut Raya akan mempercepat pembangunan di enam kecamatan tersebut. Jum’ani begitu yakin pula, potensi pendapatan di enam kecamatan ini juga besar. Saat ini, hotel berbintang, pergudangan, perumahan dan industri berkembang pesat di wilayah enam kecamatan tersebut.

“Kami yakin dengan memekarkan enam kecamatan berdiri sendiri menjadi Kabupaten Gambut Raya akan terjadi percepatan pembangunan di enam kecamatan tersebut,” ujarnya.

Disinggung munculnya informasi bahwa Kecamatan Kertak Hanyar, Sungai Tabuk, Tatah Makmur dan Beruntung Baru diklaim masuk Gambut Raya, Jum’ani mengaku tidak mengetahui.

Menurut dia, kemungkinan besar, itu dilakukan orang-orang yang mendukung pembentukan Kabupaten Gambut Raya. Bukan, panitia pembentukan Kabupaten Gambut Raya.

“Dunia maya kan siapa pun bisa memasukan informasi seperti itu. Kita tidak bisa mencegahnya. Kemungkinan, itu dilakukan pendukung gerakan Pembentukan Kabupaten Gambut Raya,” katanya. (wid)

Baca Lebih Lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi Cetak Kamis (31/8/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved