Berita Kotabaru

Nelayan Pertanyakan Keberadaan SPDN, Dua Tahun Tidak Beroperasi Sejak Diresmikan, Ada Apa?

Tetapi sudah hampir dua tahun bangunan tersebut tidak memberikan manfaat bagi warga Desa Tanjung Lalak yang mayoritas nelayan.

Nelayan Pertanyakan Keberadaan SPDN, Dua Tahun Tidak Beroperasi Sejak Diresmikan, Ada Apa?
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
SPDN Kotabaru, saat diresmikan tahun 2016 lalu. 

BANJARMASIPOST.CO.ID,KOTABARU - Warga Desa Tanjung Lalak, Kecamatan Pulaulaut Kepulauan Kotabaru bingung. Mereka mempertanyakan keberadaan bangunan Solar Paket Dialer Nelayan (SPDN) di wilayah mereka.

Bukan menyoal sudah terbangunnya SPDN. Tetapi sudah hampir dua tahun bangunan tersebut tidak memberikan manfaat bagi warga Desa Tanjung Lalak yang mayoritas nelayan.

Pasalnya, sejak dibangun sampai sekarang SPDN tidak beroperasi atau menyalurkan BBM jenis solar subsidi.

"Tidak tahu kenapa tidak beroperasi," kata Fiktor dengan nada bertanya.

Menurut Fiktor, selama ini nelayan terpaksa membeli BBM di eceran atau penjaja keliling dengan harga bervariatif antara Rp 7.000 hingga Rp 7.500 perliter.(*)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help