Berita Banjarmasin

Rakor Penanganan Konflik Sosial, di Kalsel Penyebab Utamanya Kebanyakan Adalah Faktor Ini

Bukan hanya itu, setali tiga uang, Kesbangpol juga melakukan inovasi dengan mensiagakan ormas untuk mencegah redikalisme guna pembangunan Kalsel.

Rakor Penanganan Konflik Sosial, di Kalsel Penyebab Utamanya Kebanyakan Adalah Faktor Ini
banjarmasinpost.co.id/nurcholis huda
Rakor konflik sosial di Kesbanglinmas Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rakor Penanganan Konfliks sosial Kalsel 2017, serta menggagas sitem informasi pelaporan rencana aksi terpadu penanganam konflik sosial.

Bukan hanya itu, setali tiga uang, Kesbangpol juga melakukan inovasi dengan mensiagakan ormas untuk mencegah redikalisme guna pembangunan Kalsel.

Rapat yang digelar di aula Badan Kesbangpol Prov Kalsel, Kamis (31/8/2017) tersebut dihadiri perwakilan Ormas dan TNI dan Poli serta tampak Hadir pula Kepala Badan Intelejen Daerah (BIN), Brigjen Daru Cahyono, serta dari Polda Kalsel, yang diwakili oleh Kompol Widodo.

Kepala Kesbangpol Prov Kalsel, Taufiq Sugiono mengharapkan, seluruh ormas memiliki struktur yang bertanggung jawab terhadap peran wawasan kebangsaan sehingga selaras bisa membantu untuk pencegahan kepada konflik sosial.

Disebutkan Taufiq Sugiono bahwa lantar belakang yang ada sering terjadi yakni lonflik sosial di Kalsel selama in lebih cenderung kepada lantar belakang ekonomi.

"Termasuk di Tanjung kemarin yang berujung penembakan itu bukan karena perbatasan akan tetapi lebih kepada faktor ekonomi. Dan ini tidak perlu terjadi karena kurang komunikasi saja.

Disebutkan dia, potensi konfliks di areal perbatasan kalsel sementara ini, masih tidak ekstrem, dan jika ditarik maka kembali ke persoalan problem kepentingan masyarakat dan berbau kepada ekonomi.

Namun terkait hal yang berkaitan dengan ormas yang beraliran keras, sambungnya tetap dimonitor dengan cara melakukan investarisasi dalam rangka melakukan pencegahan atau preventive.(*)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help