Kriminalitas Tanahbumbu

Tiga Pencuri Sapi Ditangkap, Ternyata Modusnya Pakai Nangka Bercampur Putas

Kini, dua pelaku berada di Polsek Kuranji dan satu pelaku di Polres Tanahlaut. Sementara tiga teman lainnya masih DPO.

Tiga Pencuri Sapi Ditangkap, Ternyata Modusnya Pakai Nangka Bercampur Putas
Shutterstock
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Tiga pelaku pencurian sapi diringkus jajaran Polek Kuranji. Satu di antaranya diringkus jajaran buser Polres Tanahlaut dengan kasus penjambretan.

Kini, dua pelaku berada di Polsek Kuranji dan satu pelaku di Polres Tanahlaut. Sementara tiga teman lainnya masih DPO.

Modus pelaku dengan memberikan racun putas pada sebuah nangka yang akan dimakan sapi.

Saat sapi selesai memakan nangka itu, sapi akan pingsan selama beberapa saat. Nah kesempatan itulah, pelaku langsung memotong leher sapinya.

Setelah itu, mereka langsung memotong-motong bagian tubuh sapi dan dibawa kabur ke tempat aman.

Mereka mengakui aksinya itu sudah dua kali di Kecamatan Kuranji tepatnya di Desa Indra Loka dan Desa Waringin Tungga. Saat ini sudah ada dua laporan sapi hilang yang masuk ke Polsek Kuranji yaitu milik petani yang bernama Suparman dan Mahmud.

"Biasanya kami melakukannya sebanyak enam orang. Jadi langsung kami potong di tempat, setelah itu dibawa ke penadah. Biasanya kami menjualnya Rp 120 ribu per kilogramnya," kata pelaku kepada penyidik.

Sementara, Kapolsek Kuranji Ipda Winarto didampingi kanit reskrimnya Aiptu Ruslan mengatakan, penangkapan terhadap komplotan pencurian sapi sudah tiga orang. Dua orang ditangani Polsek Kuranji dan satu lagi ditangani Polres Tanahlaut dengan kasus penjambretan.

Kasus hilangnya sapi sudah terjadi pada Juni 2017 lalu diwaktu petang dan kasus keduanya terjadi pada Juli 2017 diwaktu malam hari. Jenis sapi yang mereka curi itu jenis sapi bali dan dibawa kabur melalui jalan provinsi.

Penulis: Man Hidayat
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved