Metro Banjar edisi cetak

Kronologi Ketua Pimcab Muhammadiyah Kecamatan Tambangulang Tewas Terpanggang Bersama Istrinya

Pasangan suami istri (pasutri), Sohibi Al Kodiri (65) dan Rasuti (60), tewas terpanggang dalam musibah kebakaran yang terjadi di Desa Pulausari, Kecam

Kronologi Ketua Pimcab Muhammadiyah Kecamatan Tambangulang Tewas Terpanggang Bersama Istrinya
Metro Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pasangan suami istri (pasutri), Sohibi Al Kodiri (65) dan Rasuti (60), tewas terpanggang dalam musibah kebakaran yang terjadi di Desa Pulausari, Kecamatan Tambangulang, Kabupaten Tanahlaut, Jumat (1/9) sekitar pukul 02.00 Wita.

Saat kebakaran Desa Pulausari dan sekitarnya gelap gulita karena listrik padam.

Kedua korban dimakamkan di pemakaman umum di Dusun Plasma Desa Pulausari, Kecamatan Tambangulang, Kabupaten Tanahlaut sebelum salat Asar atau Jumat (1/9) sekitar pukul 15.30 Wita.

Sebelum dimakamkan, jenazah suami istri disalatkan di ruang induk Masjid Muhammadiyah di Desa Panggung.

Ratusan orang menyalatkan dan mengantar pasutri itu ke liang lahat, termasuk Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tanahlaut, Akhmad Khairin.

“Sobihi adalah Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah di Kecamatan Tambangulang. Loyalitas dan sosialnya tinggi,” kata Akhmad Khairin, yang ditemui usai pemakaman.

Tidak hanya warga Muhammadiyah yang kehilangan, tetangga dan kawan dekat korban pun merasa kehilangan sosok Sohibi.

“Saya meninggalkan salat Iduladha agar cepat tiba di Desa Pulausari. Saya berangkat selepas salat subuh dan sebelum salat Jumat sudah tiba di rumah duka. Saya menerima kabar duka ini dari anak korban bernama Dian,” kata warga Desa Ayub di Kabupaten Tabalong, Ngatmiran.

Ngatmiran mengatakan, sebelum tewas terbakar, Rabu (16/8), korban berkunjung ke rumahnya di Tabalong. “Korban minta saya ke rumahnya. Korban punya hajat menyembelih hewan kurban. Saya menolak. Tapi korban memaksa saya karena hewan kurban itu dihajatkan juga untuk keluarga kami,” ujarnya.

Ngatmiran mengaku masih teringat kata-kata korban yang akan meninggal dunia jika dirinya tak datang berkunjung. “Ternyata kata-kata itu benar,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved