BanjarmasinPost/

Anak Anda Sering Murung? Bisa Jadi Sedang Sakit Ini

Ketika anak aktif, itu menjadi gambaran bahwa mereka sehat. Sebaliknya, anak yang kerap murung dan tidak bersemangat bisa menandakan sebaliknya.

Anak Anda Sering Murung? Bisa Jadi Sedang Sakit Ini
perfectogift.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ketika anak aktif, itu menjadi gambaran bahwa mereka sehat. Sebaliknya, anak yang kerap murung dan tidak bersemangat bisa menandakan sebaliknya.

Sikap murung anak boleh jadi disebabkan oleh banyak hal. Meski begitu, ada kemungkinan sikap itu muncul karena ia alami gangguan usus.

Sebuah studi baru dari The Ohio State University menyatakan gagasan bahwa kemurungan bukan hanya disebabkan oleh pembangunan otak yang sedang berkembang dalam masa kanak-kanak. Tetapi, hal ini mungkin ada hubungannya dengan apa yang terjadi di usus mereka.

Peneliti OSU mempelajari mikroba pada anak-anak berusia antara 18 dan 27 bulan. Mereka menemukan bahwa kelimpahan dan keragaman bakteri tertentu akan berdampak pada perilaku anak, terutama pada anak laki-laki.

Tujuan awal dari penelitian ini adalah untuk menemukan beberapa petunjuk mengenai penyakit kronis seperti obesitas, asma, alergi, dan penyakit usus. Hasil penemuan mereka adalah bukti bahwa apa yang terjadi di usus dapat memengaruhi suasana hati anak.

Michael Bailey, PhD, seorang peneliti bersama dengan Nationwide Children's Hospital dan rekan penulis studi OSU, mengatakan, "Sudah pasti ada komunikasi antara bakteri di usus dan otak, tapi kami tidak tahu mana yang memulainya. Mungkin anak-anak yang lebih banyak keluar (rumah) memiliki lebih sedikit hormon stres yang memengaruhi usus mereka daripada anak-anak pemalu. Atau mungkin bakteri tersebut membantu mengurangi produksi hormon stres saat anak menemukan sesuatu yang baru. Bisa jadi kombinasi keduanya."

Mungkin juga, penelitian ini mengarah pada perawatan kesehatan mental yang lebih baik pada orang dewasa dengan kemungkinan yang sangat besar. Dikatakan, melihat apa yang sedang terjadi di dalam usus, dan mengaitkannya dengan suasana hati seseorang adalah sains baru.

Sebenarnya, New York Times baru-baru ini menulis satu artikel lengkap yang berkaitan dengan subjek ini. Mereka menulis: "Mikroorganisme di usus kita mengeluarkan sejumlah besar bahan kimia, dan peneliti seperti Lyte telah menemukan bahwa di antara bahan kimia tersebut adalah zat yang sama yang digunakan oleh neuron kita untuk berkomunikasi dan mengatur suasana hati, seperti dopamin, serotonin dan asam gamma-aminobutyric (GABA). Ini, pada gilirannya, tampaknya memainkan fungsi dalam gangguan usus, yang bertepatan dengan tingkat depresi dan kecemasan yang tinggi. "

Jadi, untuk sementara studi OSU mungkin hanya berfokus pada anak-anak. (Sumber : There Is Evidence To Support The Link Between Your Kid’s Behavior And Their Gut Bacteria/scarymommy.com)

Berita ini dikutip dari nakita.grid.id dengan judul : Anak Murung? Boleh Jadi Ia Alami Gejala Gangguan Usus

Editor: Murhan
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help