BanjarmasinPost/

Healt info

Bulu Kuduk Berdiri, Ternyata Tak Melulu Soal Makhluk Gaib, Inilah Penjelasan Ilmiahnya

Rasa takut merangsang otak dan memicu pelepasan hormon adrenalin dan hormon stres lainnya ke seluruh tubuh.

Bulu Kuduk Berdiri, Ternyata Tak Melulu Soal Makhluk Gaib, Inilah Penjelasan Ilmiahnya
Istimewa
Bulu Kuduk 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bulu kuduk berdiri atau reaksi merinding seringkali dirasakan seseorang.

Banyak yang mengaitkannya dengan kehadiran sosok selain manusia.

Namun kenyataannya tidak selalu begitu.

Dalam laman everydayhealth.com, Tim Grid.ID menemukan bahwa tubuh cenderung bereaksi terhadap emosi.

Fenomena ini pertama kali dijelaskan pada tahun 1915 oleh Walter B. Cannon, MD, ketua departemen fisiologi di Harvard Medical School di Boston.

Ia menjelaskan ini dinamakan respons fight-or-flight.

Emosi yang kuat memicu reaksi fisik di sistem saraf.

Rasa takut merangsang otak dan memicu pelepasan hormon adrenalin dan hormon stres lainnya ke seluruh tubuh.

Ini menyebabkan jantung yang berdetak lebih cepat dari biasa, telapak tangan berkeringat dan membuat bulu kuduk berdiri.

George A. Bubenik, MD, seorang ahli fisiologi dan profesor zoologi menjelaskan merinding adalah hasil refleks.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help