Ini Penjelasan Psikolog Mengapa Anak Harus Diawasi Orangtua Saat Nge-vlog

Anak-anak dan remaja generasi sekarang sangat aktif dalam menggunakan smartphone termasuk untuk membuat vlog.

Ini Penjelasan Psikolog Mengapa Anak Harus Diawasi Orangtua Saat Nge-vlog
istimewa
Ilsutrasi anak sedang asyik nge-vlog 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mudahnya berkomunikasi melalui media sosial membuat penggunanya bisa memanfaatkannya untuk sharing kegiatan keseharian.
Termasuk vlog (video blog) yang merupakan bentuk selfie terbaru bagi youtuber dengan menggunakan video.

Anak-anak dan remaja generasi sekarang sangat aktif dalam menggunakan smartphone termasuk untuk membuat vlog.

Membuat vlog, tentunya butuh pengawasan lebih dari orangtua, terutama penggunaan youtube yang mengandung banyak konten negatif yang berisi kata tidak sopan, konten yang tidak sesuai dengan usia mereka dan lain sebagainya.

Sukma Noor Akbar, Psikolog Fakultas Kedokteran Universitan Lambung Mangkurat (ULM)‎ menjelaskan, penggunaan vlog bagi anak tentunya masih membutuhkan bantuan orangtua dalam mengedit maupun mengupload kegiatan sehariaannya.

Bahkan, vlog bisa saja dijadikan media untuk menghasilkan pendapatan dari banyaknya viewer yang melihatnya.

Berbeda dengan remaja yang menggunakan vlog untuk eksistensi mereka, usia remaja sudah lebih ekspresif, bahkan bisa berakibat kepada gangguan psikologis "narsistik" akibat sikap suka pamer mereka.

Jika orangtua mampu mengawasi kegiatan dan membantu anak di vlog untuk tujuan positif tentunya akan bermanfaat bagi anak seperti untuk meningkatkan kepercayaan diri, mengasah kemampuan seni untuk membuat vlog yang menarik dan bisa mempromosikan bakat dan hobi anak.

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help